Pati, Mitrapost.com – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati menyebut penggunaan geoisolator mampu meningkatkan kualitas garam.
Fungsional Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan DKP Kabupaten Pati, Ari Wibowo menyampaikan saat ini penggunaan geoisolator diterima dengan baik oleh petani tambak garam. Dikarenakan geoisolator mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas garam.
“Kalau dulu ada panel, ada kemudian macam-macam dulu, yang bisa diterima dan saat ini mereka justru mencari geoisolator itu untuk di meja garamnya. Karena itu benar-benar meningkatkan kualitas dan kuantitas di geoisolator itu,” ujar Ari.
Terkait dengan kualitas garam Pati, dia mengatakan tidak kalah dengan kualitas garam di daerah tetangga. Karena pada saat pembinaan, DKP Pati selalu memberikan edukasi kepada petambak garam untuk lebih memaksimalkan kualitas.
Kemudian, dia menambahkan apabila ingin kualitas garam lebih maksimal, waktu panen dari meja garam harus lebih diperhatikan dengan jangka waktu 7 sampai 10 hari. Waktu tersebut bertujuan untuk mengurangi kadar air yang terkandung pada garam.
“Sebenarnya kalau bicara kualitas itu kita di pembinaan sudah saya sampaikan, diupayakan bagus, 7 sampai 10 hari disitu juga kadar airnya sudah berkurang,” terang dia.
Menurutnya, dari tahun ke tahun pengguna geoisolator di Kabupaten Pati selalu mengalami peningkatan.
Tahun 2024, petambak garam yang menggunakan geoisolator mencapai kurang lebih 98 sampai 99 persen.
“Sudah banyak yang menggunakan. Karena benar-benar mereka bisa rasakan dengan penggunaan geoisolator ternyata hasilnya benar-benar dan pasar yang dicari yang menggunakan geoisolator,” pungkas Ari. (*)

Wartawan Mitrapost.com






