Mitrapost.com – Awal bulan Syaban 1446 H jatuh pada tanggal 31 Januari 2025 esok hari. Bulan Syaban merupakan salah satu bulan istimewa karena berada di antara dua bulan yang mulia, yakni Rajab dan Ramadan.
Rasulullah SAW bersabda, “Bulan Syaban adalah bulan yang biasa dilupakan orang, karena letaknya antara bulan Rajab dengan bulan Ramadan,” (HR Abu Dawud dan Nasa’i).
Dalam menyambut bulan Syaban, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan melakukan amalan-amalan baik. Apalagi, bulan Syaban memiliki sejumlah keutamaan, menurut kepercayaan pemeluk agama Islam.
Lantas, apa saja keutamaan bulan Syaban? Simak penjelasan berikut beserta dalilnya!
Adanya malam Nisfu Syaban
Nisfu Syaban diartikan sebagai malam pertengahan bulan Syaban atau tanggal 15 Syaban. Dalam hadits, pada malam ini Allah SWT akan membuka pintu taubat dan mengampuni dosa semua hamba-Nya, kecuali bagi mereka yang melakukan syirik dan bermusuhan.
Hadits tersebut berbunyi, “Allah merahmati para hamba-Nya di malam nisfu Syaban, maka Ia mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang yang musyrik dan seorang muslim yang ada permusuhan, kedengkian dan kebencian terhadap Muslim lain karena urusan duniawi,” (HR Ibnu Hibban, ath-Thabarani dan al-Baihaqi).
Diangkatnya amal ibadah
Bulan Syaban merupakan waktu diangkatnya amal ibadah seluruh umat manusia di dunia, kemudian diserahkan pada Allah SWT. Diriwayatkan dari Usamah bin Zaid, “Katakanlah wahai Rasulullah, aku tidak pernah melihat engkau berpuasa selama sebulan dari bulan-bulannya selain di bulan Syaban,”
Nabi SAW kemudian bersabda, “Bulan Syaban adalah bulan di mana manusia mulai lalai yaitu di antara bulan Rajab dan Ramadhan. Bulan tersebut adalah bulan dinaikkannya berbagai amalan kepada Allah, Rabb semesta alam. Oleh karena itu, aku amatlah suka untuk berpuasa ketika amalanku dinaikkan,” (HR Dawud dan an-Nasa’i. Ibnu Khuzaimah men-shahihkan hadits ini)
Turunnya ayat untuk berselawat
Salah satu peristiwa yang terjadi pada bulan Syaban adalah turunnya perintah membaca selawat kepada Rasulullah SAW. Ayat tersebut terdapat pada surah Al-Ahzab ayat 56 yang berbunyi,
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Artinya: “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya,” (QS Al-Ahzab Ayat 56). (*)

Redaksi Mitrapost.com






