Mitrapost.com – Indonesia bakal melakukan impor sapi hidup. Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan sebanyak 250.000 ekor sapi masuk ke Indonesia pada tahun 2025 ini.
Impor dilakukan sebagai bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan susu dan daging dalam negeri. Pemerintah sendiri menargetkan 2 juta ekor sapi hidup masuk Indonesia hingga 2029.
“Jadi 2025 ini targetnya 250.000 [ekor]. Kita target untuk kita datangkan [ke Indonesia],” ujar Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono dilansir dari Bisnis.com.
Dengan upaya ini, pemerintah bermaksud untuk mengurangi impor daging sapi dan susu serta menambah indukan sapi hidup.
“Tujuan impor indukan supaya beranak pinak, supaya kita tidak lagi impor di masa depan,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, sapi tersebut akan didatangkan oleh investor dari sejumlah negara seperti Brasil, Australia, hingga Amerika Serikat (AS).
“Kita ngasih fasilitasnya, jadi negara tidak kebebanan APBN untuk mendatangkan sapi, ini sifatnya investasi,” paparnya.
Ia menyebut ada sebanyak 141 perusahaan yang berkomitmen untuk impor sapi. Kemudian sebanyak 70 perusahaan siap memasukan sapi pedaging betina produktif sebanyak 800.000 ekor dalam lima tahun ke depan.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Agung Suganda mengatakan bahwa perusahan tersebut diantaranya juga merupakan perusahaan dari luar negeri seperti Vietnam, Malaysia, Australia, Qatar, Uni Emirat Arab, dan China.
“Tetapi yang intens mungkin ada 6 ya, 6 perusahaan luar negeri yang intens untuk menjajaki dan mendorong realisasi investasi sapi,” jelasnya. (*)

Redaksi Mitrapost.com






