Mitrapost.com – Saat berpuasa, banyak muslim merasa tidak percaya diri dengan bau mulut. Apalagi jika kita berada di momen harus bertemu banyak orang, baik teman, pasangan, klien, juga atasan. Tentu bau mulut akan mengganggu kelancaran dalam berinteraksi.
Langkah pertama dalam mengatasi bau mulut saat berpuasa adalah memahami penyebabnya. Ada berbagai faktor yang menyebabkan bau mulut saat berpuasa, diantaranya dehidrasi, perubahan pola makan yang memengaruhi produksi asam lambung, kurangnya perawatan kebersihan mulut, hingga konsumsi makanan tertentu yang menimbulkan bau mulut.
Setelah mengetahui beberapa penyebabnya, Anda dapat melakukan tindakan pencegahan untuk menjaga kesehatan mulut selama bulan suci Ramadan. Berikut kami rangkum beberapa diantaranya dilansir dari berbagai sumber!
Menjaga kebutuhan cairan
Dilansir dari EMC Healthcare, penting untuk minum air putih yang cukup saat berbuka puasa dan sahur agar tubuh tetap terhidrasi. Yakni, empat gelas air putih saat berbuka dan empat gelas air saat sahur.
Air putih membantu menjaga produksi air liur agar tidak kering. Hindari minuman yang dapat menyebabkan dehidrasi seperti kopi, teh berkafein, dan minuman berkarbonasi yang dapat meningkatkan risiko dehidrasi tubuh.
Pola makan sehat
Pilih makanan yang lebih ringan dan mudah dicerna saat berbuka puasa. Hal ini untuk mencegah stres berlebihan pada sistem pencernaan yang dapat meningkatkan produksi asam lambung. Makanan yang mudah dicerna ini seperti buah, sayuran, hingga karbohidrat utuh.
Hindari makanan berikut
Hindari makanan yang dapat meningkatkan produksi asam lambung, seperti makanan berlemak, pedas, atau berbumbu kuat yang dapat memperparah bau mulut. Batasi konsumsi makanan yang memiliki bau kuat, misalnya makanan yang mengandung banyak bawang putih, bawang merah, durian, jengkol, pete, dan lainnya.
Hindari merokok
Selain membatalkan puasa, merokok saat berbuka puasa juga dapat menyebabkan bau mulut. mengandung tembakau yang menyebabkan mulut berbau tidak sedap, dilansir Alodokter. Selain itu, merokok juga dapat berdampak buruk terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Teratur membersihkan mulut
Sikat gigi secara teratur, minimal dua kali sehari, terutama setelah sahur dan sebelum tidur malam. Teratur membersihkan mulut berguna untuk menghilangkan sisa makanan dan plak yang dapat menyebabkan bau mulut.
Anda juga bisa menggunakan obat kumur antibakteri yang mengandung bahan aktif, seperti klorheksidin atau cetylpyridinium klorida untuk membantu mengurangi jumlah bakteri di mulut dan menjaga kesegaran napas. (*)

Redaksi Mitrapost.com






