Mitrapost.com – Sepasang survivor ayah dan anak bernama Deden Yudi (42) dan Zaizafan Dhiya (19) ditemukan selamat setelah dilaporkan hilang selama dua hari di Gunung Bukittunggul, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Melansir dari CNN Indonesia, setelah ditemukan di lembahan Gunung Pasanggrahan yang berjarak cukup jauh dari Gunung Bukittunggul, keduanya dinyatakan dalam kondisi sehat dan tidak ada luka di kedua tubuh mereka.
Mulanya, Deden bersama sang anak berniat hanya melakukan hiking tanpa perbekalan yang berarti karena tidak berniat untuk bermalam, di Gunung Bukittunggul melalui basecamp Lembah Tengkorak pada Rabu (15/10/2025) pagi.
“Saya baru pertama kali ini. Enggak niat camping, cuma hiking aja,” ucap Deden, dikutip dari CNN Indonesia.
Selama perjalanan menuju pucak, keduanya tidak mengalami kendala apapun hingga berhasil berada di atas menjelang sore hari.
Setelah merasa cukup berada di atas, Deden bersama anaknya melakukan perjalanan turun ke basecamp. Namun di tengah perjalanan, Deden mengaku kebingungan membaca jalur setapak yang ada di depannya.
Menurut Koordinator Pencarian Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bandung, Sigit Harianto, Deden dan anaknya mulai tersesat ketika turun dari puncak Gunung Bukittunggul, tepatnya di pos 4.
“Mereka sampai ke puncak. Jadi pas turun dari puncak ke pos 4, mereka belok kiri. Harusnya lurus. Itu jalan lurus sebenarnya cukup besar dan jelas,” jelas Sigit.
Dalam kondisinya itu, keduanya terpaksa harus melewati dua malam dengan tanpa hasil pencarian jalur pulang yang berarti. Deden dan anaknya bertahan hidup hanya dengan menggunakan pakaian yang melekat di badan.
Sementara untuk bertahan hidup, Deden mengaku beruntung mengingat cara-cara yang pernah ia pelajari di YouTube, di antaranya adalah memastikan adanya air minum untuk mengatasi dehidrasi dan makanan yang bersih.
Hingga di pagi harinya pada Jumat (17/10/2025), Deden dan sang anak berhasil ditemukan oleh Tim Search and Rescue (SAR) gabungan, dan langsung di bawa ke pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) terdekat untuk dilakukan pemeriksaan medis menggunakan ambulance. (*)

Redaksi Mitrapost.com






