Dinkes Imbau Warga Rembang Lakukan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk

Rembang, Mitrapost.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) imbau kepada warga di wilayahnya untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Langkah itu bertujuan untuk mengurangi penyebaran penyakit demam berdarah di Rembang.

Kepala Dinkes Kabupaten Rembang, Ali Syofii mengatakan bahwa memasuki musim hujan, jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) cenderung mengalami peningkatan.

“Ketika memasuki di musim hujan, penyakit yang berbasis lingkungan salah satunya adalah penyakit demam berdarah, akan terjadi peningkatan,” kata Ali.

Untuk menekan kasus DBD, Dinkes Kabupaten Rembang juga memberikan imbauan kepada warga untuk mengaktifkan kegiatan PSN. Yakni, dengan melakukan gerakan menguras, menutup dan mendaur ulang barang bekas atau 3 M.

“Kami dari Dinas Kesehatan menghimbau terhadap seluruh masyarakat untuk mengaktifkan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN),” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya tidak menghendaki untuk melakukan fogging. Pasalnya, fogging hanya dilakukan ketika kasus DBD di suatu tempat sangat marak.

“Kemudian yang perlu saya sampaikan bahwa terkait dengan fogging bukan untuk pencegahan, pencegahan hanya tetap dengan PSN, Fogging adalah untuk mengatasi jika disitu ada penyakit Demam Berdarah maka pengendalian agar masyarakat tidak terjadi lebih lanjut,” paparnya.

Menurut informasi, kasus DBD dari bulan Januari sampai Oktober 2025 ada sebanyak 81 kasus. Dengan rincian, pada laki-laki sebanyak 37 kasus, sedangkan perempuan 41 kasus. (Adv)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati