Mitrapost.com – Umat Islam dianjurkan untuk tidur lebih awal di malam hari dan bangun lebih awal di pagi hari. Hal ini ditandai dengan kewajiban menjalankan ibadah salat Subuh di waktu fajar atau sebelum matahari benar-benar terbit dari ufuk timur.
Dalam segi kesehatan, bangun pagi memiliki sejumlah manfaat, di antaranya mengurangi risiko depresi, serta meningkatkan konsentrasi dan produktivitas. Ini karena kinerja otak lebih optimal dan mampu memproduksi hormon serotonin yang dapat meningkatkan suasana hati.
Sementara itu, menurut Islam, bangun lebih awal juga memiliki keutamaan-keutamaan. Dilansir dari berbagai sumber, berikut penjelasan lebih lengkapnya!
Dicintai Rasulullah SAW
Rasulullah SAW bersabda,”Aku duduk bersama orang-orang yang berdzikrullah Ta’ala mulai dari (waktu) salat Subuh hingga terbit matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak dari putra Nabi Isma’il,” (HR Abu Dawud).
Dibukakan pintu rezeki
Nabi Muhammad SAW bersabda, “Wahai anakku, bangunlah, saksikan rezeki Tuhan-Mu dan janganlah kamu termasuk orang yang lalai, karena Allah memberi rezeki kepada hamba-Nya antara terbit fajar hingga terbit matahari,” (HR Ahmad dan Baihaqi).
Didoakan oleh Malaikat
Rasulullah SAW bersabda dalam haditsnya, “Tiap menjelang pagi hari, dua malaikat turun. Yang satu berdoa: Ya Allah, karuniakanlah bagi orang yang menginfakkan hartanya tambahan peninggalan. Malaikat yang satu lagi berdoa: Ya Allah, timpakan kerusakan (kemusnahan) bagi harta yang ditahannya (dibakhilkannya),” (Muttafaq ‘alaih).
Jalan berkah dan surga Allah SWT
Nabi Muhammad SAW bersabda, “Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya,” (HR Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).
Dalam hadist lainnya, Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah akan masuk neraka orang yang melaksanakan salat sebelum terbitnya matahari (yaitu salat Subuh) dan salat sebelum tenggelamnya matahari (yaitu salat Ashar),” (HR Muslim). (*)

Redaksi Mitrapost.com






