Mitrapost.com – Setiap manusia yang pernah hidup di dunia nantinya akan menghadapi sebuah masa saat amal baik dan buruk dihitung dengan adil. Masa ini disebut dengan Yaumul Hisab atau Hari Perhitungan Amal Manusia.
Pada hari tersebut, semua amal baik dan buru akan diperlihatkan, dan anggota tubuh akan menjadi saksi. Jika timbangan amal lebih berat, maka manusia diganjar dengan kenikmatan surga. Sebaliknya, jika timbangan dosa lebih berat, maka diancam dengan siksa neraka.
Maka dari itu, setiap umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa agar nantinya dimudahkan dalam hisab . Doa ini diajarkan oleh Rasulullah SAW dengan harapan akan mendapatkan ampunan Allah SWT.
Doa dimudahkan hisab
اللَّهُمَّ حَاسِبْنِي حِسَابًا يَسِيرًا
Allaahumma haasibnii hisaaban yasiiran.
Artinya: “Ya Allah, hisablah aku dengan hisab yang mudah.”
Doa perlindungan dari neraka
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ
Allahumma innii as-alukal jannah wa a’uudzu bika minan naar
Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu surga dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka” (*)

Redaksi Mitrapost.com

