1.000 Karyawan Terancam PHK, Nike Kembali Rekonstruksi Bisnisnya

Mitrapost.com – Sebagai bagian dari rekonstruksi bisnis sekaligus masuk dalam strategi pemulihan, perusahaan Nike kembali berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi sejumlah hampir 1.000 karyawan.

Hal ini merupakan pengumuman PHK keduanya dengan alasan upaya pemangkasan pembiayaan di tengah lemahnya permintaan, setelah Februari 2025 lalu berhasil memangkas sebanyak 1.600 karyawan atau sekitar dua persen dari total tenaga kerjanya.

“Struktur baru ini dirancang untuk menempatkan olahraga dan budaya olahraga kembali di pusat perusahaan, memungkinkan perusahaan untuk terhubung lebih dalam dengan atlet dan konsumen,” berikut pernyataan tertulis perusahaan, dikutip dari Detik Finance, Jumat (0201/2026).

Setelah sebelumnya melakukan pemangkasan sebanyak 1.600 karyawan, per 31 Mei 2025 Nike tercatat mempekerjakan sekitar 77.800 orang di seluruh dunia, termasuk pada staf ritel dan pekerja paruh waktu.

Bersama dengan Chief Executive Officer (CEO) Elliott Hill, Nike telah berinvestasi dalam lini sepatu olahraga sebagai upaya mendapatkan kembali pangsa pasar yang hilang.

Seiring dengan meningkatnya persaingan saat ini, perusahaan juga tengah menekankan kembali pembangunan hubungan dengan pengecer serta perluasan kehadiran toko fisik.

Perlu diketahui, PHK ini telah dipastikan tidak akan memengaruhi bisnis Nike yang ada di Eropa, Timur Tengah dan Afrika atau merek Converse, meskipun perusahaan tidak menyebutkan secara spesifik seberapa banyak posisi yang akan terpengaruh. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati