Pati, Mitrapost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melakukan konsultasi dengan Kementerian Koperasi Republik Indonesia terkait masalah desa yang tak mempunyai lahan untuk membangun gerai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Dinkop UMKM) Kabupaten Pati, Siti Subiati menyebut, sebanyak 36 desa di Pati tercatat tidak mempunyai lahan untuk pembangunan gerai. Namun, Kementerian Koperasi hingga kini belum memberikan jawaban.
“Desa yang tidak memiliki lahan saat ini terdaftar di kami 36 desa sedang kami mintakan petunjuk dari Kementerian arahnya seperti apa. Ini juga belum ada jawaban,” ujar Subiati.
Desa yang tidak mempunyai lahan pembangunan gerai Kopdes Merah Putih salah satunya berada di Desa Semampir, Kecamatan Pati.
Selain 36 desa itu, lanjutnya, terdapat pula desa yang tengah mengajukan izin pinjam pakai lahan milik Pemkab Pati. Prosesnya, saat ini baru dikaji oleh Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD).
“Itu di luar yang 36, yang sudah mengajukan izin ke Pemerintah Kabupaten ada beberapa yang saat ini sedang berproses dilakukan penelitian dan kajian oleh teman-teman BPKAD yang membidangi aset,” ucapnya.
Meski terdapat desa yang tidak mempunyai lahan pembangunan gerai, pihaknya akan mencarikan solusi. Terlebih target dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, seluruh gerai Kopdes Merah Putih diharuskan selesai dibangun pada Februari dan dioperasikan Maret 2026.
“Target dari bapak presiden per Februari 2026 semua harus selesai terbangun dan per Maret 2026 harus sudah operasional,” jelasnya.
“Kami terus berupaya terutama dengan teman-teman Kodim lewat program padat karya, teman-teman Kodim bergerak cepat berkoordinasi baik Babinsa dengan para pendamping koperasi dan di tingkat pimpinan Pak Dandim juga selalu berkoordinasi dengan kami dan Dispermades,” pungkasnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com






