Perluasan Area Tebu di Pati Ditargetkan 500 Hektar Tahun Ini

Pati, Mitrapost.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mendapatkan target perluasan atau estate lahan tebu dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebesar 500 hektar di Bumi Mina Tani tahun 2026 ini.

Hal itu sebagaimana yang dikatakan oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan (TPHBun) Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, Sugiharto saat ditemui di kantor, Jumat (02/01/2025) siang. Langkah perluasan ini ditujukan untuk meningkatkan produksi gula.

Sugiharto menyampaikan bahwa perluasan lahan tebu tahun 2025 kemarin ada sebanyak 258 hektar. Rata-rata perluasan itu dilakukan di daerah yang sektor pertaniannya ketela dianggap kurang maksimal.

“Sementara ini kami perluasan ini yang tahun 2025 ini memang didominasi oleh tanaman-tanaman bekas ketela yang diubah menjadi tanaman tebu melalui program perluasan,” jelas Sugiharto kepada Mitrapost.com.

Rata-rata lahan ketela yang diubah menjadi lahan tebu berasal dari wilayah Kecamatan Cluwak, Tlogowungu, Gembong, Gunungwungkal dan Dukuhseti.

“Kalau ketela ada di daerah Cluwak, Tlogowungu, ada Gembong, Gunungwungkal atau Dukuhseti yang semula,” ujar dia.

Meski ada program perluasan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Sugiharto mengatakan bawah pilihan komoditas pertanian tetap berada di para petani. Pihaknya pun tidak bisa melakukan pemaksaan.

“Semua pemilihan komoditas ini kan memang mekanisme ditentukan dengan oleh petani,” ucapnya.

Sementara itu, Dispertan Kabupaten Pati hanya bisa memberikan fasilitas berupa pendamping. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati