Remaja di Bogor Hampir Jadi Korban Begal, Diancam Pakai Obeng

Mitrapost.com – Seorang remaja di Ciseeng, Bogor, Jawa Barat (Jabar) disebut hampir jadi korban pembegalan oleh pria tak dikenal. Korban yang masih berusia 16 tahun itu diduga diancam menggunakan obeng oleh pelaku.

Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah mengatakan, pihaknya telah mengamankan pelaku percobaan pencurian dengan kekerasan (curas) berinisial R (29). Sebelumnya, R sempat ditangkap warga saat melakukan aksi kriminal tersebut.

“Polsek Parung mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pelaku percobaan pencurian disertai ancaman kekerasan,” kata dia, Kamis (8/1/2026), dikutip Detik.

Diketahui, peristiwa itu terjadi pada hari Rabu (7/1/2026) sore di Desa Putat Nutug, Ciseeng. R berpura-pura meminta tolong untuk diantar ke suatu tempat oleh korban, namun sesampainya di jembatan, ia langsung menodongkan obeng ke pinggang korban.

“Terduga pelaku diamankan warga setelah diduga melakukan percobaan pencurian sepeda motor dengan cara mengancam korban menggunakan sebuah obeng,” Jelas Maman.

“Namun, saat berada di sekitar area jembatan, pelaku diduga mengancam korban dengan menodongkan obeng ke arah pinggang korban, sambil mengancam akan menusuk apabila tidak menuruti perintahnya,” lanjutnya.

Korban menghentikan sepeda motornya, kemudian berteriak untuk meminta pertolongan kepada warga sekitar. Aksi percobaan pembegalan tersebut akhirnya bisa digagalkan karena warga berhasil menangkap pelaku, kemudian menyerahkannya ke Polsek Parung.

“Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Polsek Parung guna pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri serta segera melaporkan setiap tindak pidana kepada aparat kepolisian,” pungkasnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati