Terendam Banjir, Arus Lalu Lintas di Jalan Pati-Rembang Melambat hingga 2 Kilometer

Pati, Mitrapost.com Arus lalu lintas Jalan Lingkar Selatan (JLS) Pati-Rembang tepatnya di Desa Widorokandang, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah melambat sejak Senin (12/01/2026) pagi. Hal itu imbas banjir akibat Sungai Simo meluap.

Luberan air mulai menggenangi JLS sejak Minggu (11/01/2026). Selain mengenai jalan Pantura, rumah warga juga terdampak banjir.

Pantauan Mitrapost.com di lokasi, kendaraan roda empat dan truk dari arah Surabaya menuju Semarang menumpuk. Begitu juga arah sebaliknya, kendaraan dari arah Semarang menuju Surabaya mengalami penumpukan. Sejumlah anggota kepolisian tampak tengah mengatur lalu lintas.

Kanit Turjawali Polresta Pati, Iptu Purwanto mengatakan bahwa arus lalu lintas di Jalan Lingkar Selatan tepatnya di Desa Widorokandang melambat dikarenakan banjir akibat luapan Sungai Simo menapai ketinggian 10 hingga 20 sentimeter.

“Arus lalu lintas masih tetap berjalan dua arah tetapi ini mengalami perlambatan baik sepeda motor kemudian kendaraan kecil, kendaraan besar masih bisa melintas,” kata Purwanto ditemui di lokasi.

Untuk mengurangi penumpukan kendaraan di pertigaan lampu merah Desa Widorokandang, pihaknya mengalihkan roda empat yang akan menuju kota.

“Kemudian sementara arus lalu lintas ke arah Surabaya dari arah Rembang terpaksa kita alihkan terpaksa kita alihkan ke Lingkar yang sebenarnya yang akan menuju kota, guna mengurangi kuncian yang ada di pertigaan Widorokandang,” jelasnya.

Dia mengatakan, penumpukan kendaraan dari arah timur atau Surabaya menuju Semarang mencapai sekitar 2 kilometer. Sementara penumpukan di JLS sekitar 1 kilometer.

Pihaknya pun mengimbau kepada pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan waspada. Terlebih kondisi jalan saat ini berlubang.

“Kami mengimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati, tetap sabar, tetap waspada, tetap saling menghormati kepada sesama pengguna jalan yang terpenting mengutamakan keselamatan,” ujarnya.

Salah satu warga Desa Widorokandang, Pujiyanto (43) mengatakan bahwa air mulai melimpah di Jalan Pantura ini sejak Minggu (11/01/2026) kemarin sekitar pukul 16.30 WIB. Kondisi itu mengakibatkan arus lalu lintas melambat. Terlebih kondisi itu diperparah jalan yang berlubang.

“Jalannya penuh air, jalannya berlubang berakibat jalan terganggu,” ujar Pujiyanto. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati