Respon Banjir di Pati, DPRD Jateng Janji Carikan Solusi

Pati, Mitrapost.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah berjanji mencarikan solusi mengenai bencana banjir di Kabupaten Pati. Tujuannya, untuk meminimalisir dampak banjir yang ditimbulkan.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah Endro Dwi Cahyono saat meninjau kondisi banjir di Desa Jepuro, Kecamatan Juwana, Senin (19/01/2026).

Dalam kesempatan itu, dia mengucapkan keprihatinannya atas bencana banjir di Bumi Mina Tani. Dengan demikian, pihaknya akan berjuang mencarikan solusi. Pasalnya bencana banjir di Juwana tidak satu atau dua kali ini.

“Hal semacam ini bukan satu kali dua kali, ini hampir setiap tahun seperti ini. Yang pasti kita akan terus berjuang bagaimana untuk mencari solusi supaya bencana seperti ini tidak berulang,” kata Endro kepada Mitrapost.com.

Menurutnya, kondisi banjir ini mengganggu aktivitas masyarakat. Di sisi lain, lanjut dia, sektor pertanian hingga perikanan juga rusak.

“Saat ini yang menjadi genangan ini juga tidak bagus untuk kesehatan masyarakat terus kemudian semuanya pertaniannya juga rusak yang punya tambak ikannya juga pada kabur ini yang harus terus kita carikan solusi,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, sebagai bentuk kepedulian, Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah dan relawan Endro Center menyalurkan bantuan berupa sejumlah sembako di antaranya gula, mie instan hingga minyak goreng. Bantuan ini sudah dilakukan ketiga kalinya.

“Ini betul-betul bentuk perhatian kami empati kami dengan hati, sangat-sangat prihatin dengan kondisi ini,” ujarnya.

Perangkat Desa Jepuro, Dhurrotun Ni’mah mengucapkan terima kasih atas dukungan logistik yang diberikan Wakil Ketua Komisi B DPRD Jateng dan relawan Endro Center.

Ni’mah juga membenarkan bahwa bencana banjir ini mengganggu aktivitas warganya hingga kondisi kesehatan.

“Kalau banjir terus ini perekonomian juga lumpuh dan kita juga susah, kesehatan juga terganggu dan kami mengharap kepada Pak Endro untuk bisa mewujudkan harapan-harapan dari warga kami,” ujar Ni’mah.

Ia menyebut banjir di desanya menggenangi akses jalan desa sejak Minggu (11/01/2026). Hingga, Senin ini, kedalaman air banjir telah di jalan desa mencapai 1 meter lebih. Sementara, di dalam rumah warga 170 sentimeter hingga 2 meter. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati