Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat (23/01/2026) pada pukul 10:37 WIB mengalami penurunan yang ditandai dengan zona merah pada poin 103,70 atau sebesar 1.15% ke level 8,888.49.
Meski begitu, aktivitas pembelian saham (trading) bagi pelaku (trader) yang ingin melakukan transaksi tetap dapat berjalan, sekalipun menggunakan metode scalping atau berjangka sangat pendek.
Justru, metode ini disarankan bagi pemberlakuan transaksi di tengah kondisi zona merah, karena ketika paran mengalami penurunan, volatilitas yang tinggi justru mampu dijadikan sebagai peluang profit asalkan dapat melakukannya dengan disiplin dan penuh dengan strategi yang tepat.
Salah satu strategi yang bisa digunakan oleh trader adalah memperhatikan buying average saham, yaitu berupa cara pembelian saham yang sama selama beberapa kali pada harga yang berbeda, lalu menghitung rata-rata pembeliannya (average price).
Strategi ini digunakan dengan tujuan sebagai berikut;
- Menurunkan harga rata-rata saat harga saham turun
- Mengelola risiko saat pembelian saham
- Mengoptimalkan posisi saat yakin dengan prospek sahamnya
Sementara itu, berikut kami berikan 5 saham listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang cocok untuk scalping!
BBCA — PT Bank Central Asia, Tbk
BBCA masih dijadikan sebagai salah satu saham yang paling aktif diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan likuiditas tinggi, memungkinkan scalper masuk/keluar cepat tanpa slippage (perbedaan harga) besar.
Hari ini, analis mencatat pergerakan BBCA terkoreksi dari area technical resistance, tetapi tetap masuk ke dalam radar buy on weakness. Artinya, terjadi sebuah reaksi harga yang dapat dimanfaatkan dalam skala kecil. Pergerakannya yang cepat intraday mengikuti sentimen perbankan dan IHSG juga cocok untuk strategi scalping.
PTRO — PT Petrosea, Tbk
PTRO termasuk ke dalam saham yang sering aktif secara volume, terutama sesaat setelah pembukaan pasar dan ketika terjadi sebuah reaksi berita atau sentimen makro yang ada dalam sektor energi/komoditas.
Kemarin, data perdagangan PTRO menunjukkan pergerakannya yang mengalami tingginya transaksi meskipun harga terkoreksi. Namun, hal ini justru menandakan volatilitas intraday tinggi yang ideal untuk scalper mencari momentum mini-reversals.
BUVA — PT Bukit Uluwatu Villa, Tbk
BUVA masuk sebagai salah satu saham yang patut untuk dicermati oleh analis karena volatilitasnya yang tinggi dan sering menampilkan range intraday lebar. Karena pergerakan harganya yang sering berubah cepat dalam sesi perdagangan, hal ini memungkinkan para scalper dapat membidik micro-range pergerakan harga pada grafik intraday.
BUMI — PT Bumi Resources, Tbk
BUMI adalah saham dengan nilai transaksi yang sangat besar dan volatilitas tajam dari hari ke hari, cocok untuk digunakan scalper yang ingin mengejar pergerakan cepat dalam sesi perdagangan. Meski saham ini kemarin terkoreksi signifikan, hal ini justru mampu membuka peluang range trading intraday ketika harga bereaksi terhadap support/resistance setempat.
CUAN — PT Petrindo Jaya Kreasi, Tbk
Menurut analis pasar, CUAN termasuk salah satu saham yang patut dipantau untuk perdagangan hari ini karena adanya potensi movement, meski pasar cenderung sideways. Volatilitas yang muncul dalam saham ini juga memungkinkan scalper untuk mencari quick in out, terutama di sekitar level support/resistance intraday. (*)
Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Redaksi Mitrapost.com






