IHSG Masih Melemah, Namun 5 Saham Berikut Tetap Berpotensi Aman untuk Scalping

Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Selasa (27/01/2026) pada pukul 09:17 WIB kembali mengalami penurunan tajam pada poin 68,54 atau sebesar 0,76% hingga ke level 8,906.79.

Meski traffic ditandai dengan zona merah, aktivitas pembelian saham (trading) bagi pelaku (trader) yang ingin bertransaksi tetap dapat dijalankan dengan sebagaimana mestinya, sekalipun menggunakan metode scalping atau jangka pendek.

Justru, metode ini jadi salah satu pilihan bagi pemberlakuan transaksi di tengah kondisi tersebut, karena ketika pasar menurun, tingginya volatilitas justru dapat dijadikan sebagai peluang profit asalkan dilakukan dengan cara disiplin dan penuh strategi tepat.

Salah satu strategi yang bisa digunakan oleh trader adalah memperhatikan buying average saham, yaitu cara pembelian saham yang sama selama beberapa kali pada harga yang berbeda, lalu menghitung rata-rata pembeliannya (average price).

Strategi ini digunakan dengan tujuan sebagai berikut;

  • Menurunkan harga rata-rata saat harga saham turun
  • Mengelola risiko saat pembelian saham
  • Mengoptimalkan posisi saat yakin dengan prospek sahamnya

Sementara itu, berikut kami berikan 5 saham listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang cocok untuk scalping!

BUMI — PT Bumi Resources Tbk

Akhir-akhir ini, saham BUMI tercatat mengalami tekanan jual yang sangat kuat, termasuk pada koreksi mendalam yang membuat harganya jauh bergerak secara intraday. Namun, tekanan ini justru mampu membuka peluang rebound di waktu cepat dalam satu kali sesi trading.

Kondisi sentimen yang terlihat dalam data pasar saham dan aksi jual investor asing juga terbukti membuat harga sering swing tajam antar level harga, memberikan range yang cukup lebar untuk scalping.

DEWA — PT Darma Henwa Tbk

Setelah beberapa sesi menunjukkan adanya koreksi tajam, namun saham DEWA masih menunjukkan tren penurunan dalam jangka pendek, sehingga dapat memunculkan adanya pantulan kecil yang bisa dimanfaatkan oleh scalper.

Kemudian, reaksi yang terlihat terhadap sentimen pasar energi/komoditas juga tercatat mampu membuat pergerakan harga DEWA sering fluktuatif dalam satu hari. Hal ini terbilang cocok untuk dilakukan strategi quick in-out.

PTRO — PT Petrosea Tbk

Diketahui, sejumlah analis merekomendasikan PTRO dalam daftar saham yang menarik untuk dipantau karena adanya potensi penguatan secara teknikal. Hal tersebut dikarenakan saham ini sering bereaksi cepat terhadap berita komoditas dan sentimen global, mampu memberi peluang micro momentum yang dapat dieksploitasi oleh scalper.

ESSA — PT ESSA Industries Indonesia Tbk

Meski bukan merupakan salah satu saham yang masuk dalam kategori big cap, namun ESSA sering menunjukkan pergerakan harga yang cukup dinamis dalam sesi perdagangan. Hal ini mampu memberikan range yang bisa difokuskan untuk scalping cepat.

Kemudian, volume perdagangan ESSA yang tercatat aktif dalam beberapa sesi ini menciptakan momentum cepat yang bisa dimanfaatkan untuk short-term trades. (*)

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati