Apa Itu Level Auto Reject Bawah (ARB) dalam Perdagangan Saham?

Mitrapost.com – Panic selling menyebabkan indeks harga saham gabungan (IHSG) anjlok hingga 8 persen hingga menyentuh level 8.027, 83 saat pembukaan, 29 Januari 2026. Hal ini membuat BEI memutuskan melakukan trading halt lagi.

Sementara, pada perdagangan Rabu (28/1/2026) yang lalu, sebanyak 768 saham turun, 8 tidak bergerak, dan hanya 28 saham yang naik, berdasarkan laporan CNBC Indonesia. Sejumlah saham perusahaan konglomerasi besar bahkan sempat terkunci di Auto Reject Bawah (ARB).

Lantas, apa itu saham di level Auto Reject Bawah (ARB)? Simak penjelasan berikut ini!

Apa itu ARB?

Menurut laman BNI Sekuritas, auto rejection merupakan batasan minimum dan maksimum kenaikan dan penurunan harga saham dalam satu hari perdagangan di bursa efek.

Auto reject merupakan mekanisme yang membantu investor ketika harga saham tengah mengalami fluktuasi tidak normal. Dengan demikian, sistem bursa akan secara otomatis menolak permintaan jual atau beli.

Pembatasan ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu Auto Reject Atas (ARA) dan Auto Reject Bawah (ARB).

Auto Reject Atas (ARA) merupakan batas kenaikan harga tertinggi dari saham pada yang ditentukan dalam kurun waktu satu hari perdagangan. Artinya, pergerakan harga saham di pasar modal tidak bisa bergerak terus melebihi batas yang sudah ditentukan.

Hal ini bisa terjadi saat perusahaan melakukan initial public offering (IPO), sentiment positif karena pengumuman ekspansi maupun akuisisi, hingga LK perusahaan menunjukkan perkembangan kinerja signifikan.

Sementara, Auto Reject Bawah adalah persentase batas penurunan maksimum dari suatu saham dalam satu hari. Dengan demikian, harga saham berada di batas paling bawah dalam satu hari perdagangan.

ARB umum terjadi saat sentimen negatif, panic selling, laporan keuangan buruk, atau koreksi wajar setelah kenaikan tinggi (profit taking). (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati