Hindari yang ARB, Cek 5 Saham yang Berpotensi untuk Scalping Hari Ini!

Mitrapost.com – Kondisi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pembukaan 29 Januari 2026 melemah di level 8.027, 83. Pelemahan ini disebabkan adanya aksi panic selling oleh trader buntut keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Penurunan tajam hingga 8 persen tersebut mendorong Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan trading halt. Trading Halt adalah aksi penghentian sementara perdagangan saham atau instrumen keuangan lainnya di bursa efek.

Namun, bagi Anda yang ingin melakukan scalping, trader perlu memperhatikan beberapa hal. Di antaranya, menghindari beberapa saham ARB (auto rejection bawah) dan aksi beli sesaat setelah pembukaan, memprioritaskan perusahaan dengan likuiditas tinggi dan memiliki permintaan global.

Lantas, kode saham apa saja yang berpotensi untuk scalping saham hari ini? Simak selengkapnya berikut!

BBCA — PT Bank Central Asia Tbk

PT Bank Central Asia, Tbk memiliki aset besar, kinerja solid, defensif, serta likuiditas dan volume tinggi. Saham ini juga sering menjadi salah satu saham teraktif diperdagangkan di BEI. Momentum jangka pendek sering berubah cepat, sehingga volatilitas relatif untuk sejumlah breakout intraday, dan cocok untuk eksekusi entry/exit cepat.

BMRI — PT Bank Mandiri (Persero), Tbk

Saham bank besar seperti PT Bank Mandiri (Persero), Tbk juga likuid dan sering bergerak intraday mengikuti tren IHSG. Reaksi terhadap data ekonomi sering menyebabkan pergerakan tajam atau kenaikan/penurunan cepat di waktu pembukaan. Selain itu, range harian cukup lebar untuk mengambil keuntungan kecil berkali-kali.

BBRI — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk

Fundamental besar dan stabil. Likuiditas BBRI baik dengan volume transaksi cukup tinggi. Berdasarkan teknikalnya, range volatility hariannya sering menarik scalper. Penetrasi support/resistance intraday sering terjadi di hari-hari pergerakan pasar aktif. Waspadai risiko koreksi tiba-tiba jika indikator makro memburuk.

ANTM — PT Aneka Tambang, Tbk

Fundamental mendukung karena ada permintaan komoditas global. Saham mining dan logam sering responsif terhadap news flow komoditas seperti harga emas/nikel global, sehingga pergerakan intraday bisa tajam saat berita komoditas keluar. Oscillator seperti RSI/MACD dapat memberi sinyal cepat untuk entry-exit pada time-frame pendek.

BRMS — PT Bumi Resources Minerals, Tbk

Saham cenderung memiliki volatilitas tinggi. Saham pertambangan mineral sering bergerak liar harian, sehingga ideal scalper mencari pergerakan cepat. Data teknikal menunjukkan sinyal sell pada timeframe harian, tetapi ini berarti banyak pivot intraday dan opportunities untuk scalping reversal/short-term bounce. (*)

 

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati