Mitrapost.com – Terungkap motif pencabulan dan penganiayaan balita hingga tewas di Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap. Pelaku inisial GR (23) diduga nekat melakukan aksi bejat tersebut karena ketagihan nonton film porno.
“Motifnya karena dorongan nafsu, akibat sering menonton film porno melalui handphone,” kata Kapolresta Cilacap Kombes Budi Adhy Buono, Sabtu (31/1/2026), dikutip Detik.
Kejadian bermula pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 10.30 WIB, saat korban hendak bermain ke rumah temannya, yakni adik pelaku. Namun, temannya tersebut tidak ada di rumah karena ikut orang tuanya ke Purbalingga.
Pelaku kemudian memaksa korban masuk ke dalam rumah dan mulai mencabuli korban karena tidak bisa menahan nafsu. Karena korban sempat berteriak, pelaku panik dan langsung melakukan kekerasan terhadap korban.
“Namun setelah sampai, ternyata kawannya tidak ada di rumah karena ikut orang tuanya ke Purbalingga,” ujar Budi.
“Selanjutnya, (pelaku) memaksa, membekap korban, dan melakukan perbuatan cabul terhadap korban,” lanjut dia.
Pelaku GR langsung menggendong korban ke kamar mandi, kemudian membenamkannya ke dalam ember. Saat memastikan korban meninggal dunia, ia kembali melakukan perbuatan cabul terhadap jasad korban.
“Korban digendong, dibawa ke kamar mandi. Di sana pelaku membekap mulut korban dan membenamkan kepala korban ke dalam ember berisi air,” ungkap Budi.
“Pelaku mengecek detak jantung korban. Setelah dipastikan sudah tidak ada, pelaku kembali melakukan perbuatan cabul terhadap korban,” lanjut dia.
Pelaku berniat menghilangkan jejak dengan memasukkan jasad korban ke dalam plastik dan karung, kemudian membuangnya ke samping rumahnya dengan menutup karung menggunakan lembaran asbes.
Diberitakan sebelumnya, seorang balita perempuan di Cilacap ditemukan tewas di dalam karung, dan diduga merupakan korban kekerasan. Terkait kasus ini, tetangga korban, inisial GR (23) telah diamankan polisi kurang dari 24 jam. (*)

Redaksi Mitrapost.com



