Pati, Mitrapost.com – Sebuah video viral menampilkan sekelompok perempuan berpakaian ketat mengenakan seragam drumband sedang berjoget. Video tersebut dinarasikan merupakan rekaman acara di salah satu madrasah Kabupaten Pati.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Ahmad Syaiku, membantah narasi tersebut. Ia menegaskan bahwa video yang menampilkan kelompok perempuan berjoget itu tidak direkam di wilayah Kabupaten Pati.
“Sudah kami klarifikasi, jadi itu tidak terjadi di Pati, jadi di Pati itu I’anatut Tholibin itu ada di Gabus, lembaga itu. Tapi, ternyata sudah kami klarifikasi (di) Gabus itu tidak pernah melakukan itu, bahkan tidak melaksanakan haflah akhirussanah,” tegas Syaiku kepada Wartawan di Pati.
Berdasarkan penelusuran, lanjut dia, video itu direkam di luar Kabupaten Pati.
Terkait video yang sedang viral, pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial.
“Maka dari itu, harapan kami untuk betul-betul di cek, kalau sebelum komentar, harapan kami untuk di cek sebenarnya, karena itu merugikan lembaga yang ada,” jelas dia.
Selain itu, bagi madrasah yang ingin menyelenggarakan kegiatan, akan lebih baik jika diisi dengan hal-hal yang memiliki nilai edukasi.
“Memang di madrasah itu hampir menjelang Ramadan itu untuk madrasah diniyah dan lain sebagainya itu memang biasanya mengadakan wisuda dan juga haflah tapi semuanya itu sudah kami imbau untuk menampilkan hal-hal yang memang ada edukasinya,” ujarnya.
“Harapan kami itu dapat memberikan edukasi kepada masyarakat kalau di madrasah itu memang harus menampilkan hal-hal yang islami dalam rangka membangun akhlakul karimah siswa kami,” dia melanjutkan. (*)

Wartawan Mitrapost.com






