Mitrapost.com – Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Jawa Barat, Arief Sjamsulaksan Kartasasmita mengajak para mahasiswanya untuk menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intellegence (AI) sebagai alat bantu kegiatan akademik.
Dalam hal ini, Arief menjelaskan bahwa kebijakan tersebut dimaksudkan sebagai bagian dari keinginan Unpad terkait dengan keterlibatannya dalam ekosistem AI. karena menurutnya, AI dapat menjadi alat bantu yang sangat kuat untuk menghasilkan sebuah karya ilmiah.
“Jadi secara umum bisa disampaikan bahwa kami di Unpad ingin justru terlibat dalam ekosistem AI, dan bisa menggunakan AI ini menjadi alat bantu yang sangat powerful dalam menghasilkan karya ilmiah, tetapi di dalam koridor academic integrity yang kuat,” jelas Arief, dikutip dari Detik.
Guna mendukung hal tersebut, Unpad bahkan telah mempersiapkan kebijakan terkait penggunaan AI dalam proses akademik melalui Peraturan Rektor No. 8 Tahun 2025 tentang Penggunaan Kecerdasan Buatan Generatif dalam Kegiatan Pembelajaran di Lingkungan Universitas Padjadjaran.
Bahkan, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi beserta pelatihan penggunaan AI kepada sejumlah tenaga kependidikan, dalam hal ini adalah dosen.
“Saya mohon para pimpinan bisa melakukan intensifikasi untuk literasi AI ini untuk para dosen dan para Kaprodinya. Agar Kaprodi (Kepala Program Studi) dan dosen harus lebih tahu, atau minimal sama tahunya dengan generasi baru dalam penggunaan AI,” katanya.
Di samping itu, Kepala Pusat Inovasi Pengajaran dan Pembelajaran Unpad, Intan Nurma Yulita menambahkan bahwa Unpad akan meluncurkan pedoman etis penggunaan AI, mengadakan workshop AI yang bekerja sama dengan Google, hingga memfasilitasi penggunaan di kalangan sivitas dengan Gemini Pro dan NotebookLM. (*)

Redaksi Mitrapost.com






