Pati, Mitrapost.com – Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, untuk saat ini ditutup sementara.
Hal itu merespon adanya dugaan keracunan yang dialami oleh sebanyak 23 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Pati. Puluhan siswa itu mengeluhkan gejala mual, pusing, hingga muntah setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (09/02/2026) siang.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Pati, Risma Ardhi Chandra mengatakan bahwa pihaknya hingga saat ini masih menutup operasional dapur SPPG yang berada di Desa Muktiharjo. Penutupan sementara dilakukan hingga hasil uji laboratorium terhadap makanan yang dikonsumsi siswa keluar.
“Kalau itu belum beroperasi, masih ditindaklanjuti dari hasil observasi yang dari Semarang,” jelas Risma.
Ditanya mengenai kapan hasil laboratorium makanan tersebut keluar, pihaknya mengaku belum mengetahui. Kendati demikian, pihaknya akan berusaha meminta konfirmasi kembali.
“Belum, belum. Coba nanti kami tanyakan,” ucap dia.
Lebih lanjut, sebagai langkah antisipasi sekaligus upaya pengamanan, Risma telah menginstruksikan kepada asisten I dan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memonitoring dapur MBG yang ada di Kabupaten Pati.
“Kami sebagai Satgas MBG sudah memerintahkan kepada asisten I dan Dinas Kesehatan untuk terus berupaya mengendalikan ataupun memonitoring SPPG-SPPG yang ada di Pati,” ujarnya.
Tak hanya itu, Risma juga memerintahkan kepada para guru yang berada di satuan pendidikan untuk ikut mengawasi MBG yang tersaji kepada siswa.
“Kami perintahkan juga untuk para guru untuk ikut mengawasi makanan yang tersaji untuk siswa-siswi,” pungkasnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com






