Mitrapost.com – Terungkap kasus kematian seorang santri di Bulukerto, Wonogiri, inisial DRP (11), diduga karena perkelahian dengan teman sekelas. Terkait kasus tersebut, remaja inisial R (11) ditetapkan sebagai pelaku oleh polisi.
“Dari serangkaian penyelidikan dan penyidikan kami, saat ini kami menetapkan satu orang anak sebagai pelaku, dengan inisial R (11),” jelas Kasatreskrim Polres Wonogiri Iptu Agung Sedewo, Rabu (18/2/2026), dikutip Detik.
Ia menjelaskan, perkelahian terjadi di kelas pada Sabtu (14/2/2026) lalu, dan disaksikan oleh teman-teman korban maupun pelaku. Perkelahian tersebut diduga dipicu karena aksi saling ejek, sehingga menyulut emosi keduanya.
Korban DRP disebut dibanting dan dicekik saat berkelahi. Hal tersebut membuat korban mengalami luka yang cukup serius di bagian kepala. Ia juga sempat mengeluh pusing dan beberapa kali muntah di kemar mandi.
“Di kelas pada hari Sabtu. Masalahnya ejek-ejekan, awalnya dijodoh-jodohkan dengan temannya, lalu nggak terima,” terang Agung.
“Mereka berantem, ada beberapa kekerasan yang mengakibatkan luka yang cukup fatal. Korban dibanting, kemudian dicekik,” lanjut dia.
Pengurus Ponpes kemudian membawa korban ke klinik terdekat karena kondisinya memburuk. Nahas, nyawa korban tidak bisa diselamatkan dan meninggal saat di perjalanan.
“Dibawa ke faskes, meninggal di perjalanan. Sesampainya di rumah sakit sudah tidak ada,” kata Agung.
Diberitakan sebelumnya, seorang santri di Wonogiri meninggal dunia pada Sabtu (14/2/2026). Sehari setelahnya, orang tua korban membuat laporan mengenai keterangan dari beberapa orang bahwa kondisi jenazah korban dinilai tidak wajar.
Akhirnya, pihak kepolisian memutuskan untuk melakukan ekshumasi. Ekshumasi atau pembongkaran makam dilakukan pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 13.30 WIB hingga 16.00 WIB di kawasan pemakaman Desa Conto, Kecamatan Bulukerto.
“Ekshumasi ini kami lakukan untuk memastikan penyebab kematian secara ilmiah dan objektif melalui pemeriksaan forensik. Kami bekerja sesuai prosedur dan melibatkan tim yang kompeten,” terang Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, Selasa (17/2/2026). (*)

Redaksi Mitrapost.com






