Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada awal perdagangan Jumat (20/2/2026) per 09.33 WIB, di level 8.276,55 atau menguat 2,47 poin (0,03 persen).
Indeks diperkirakan bakal bergerak di kisaran sideways antara level support dan resistance karena tekanan jual bersih asing yang masih dirasakan. Hal itu bisa menyebabkan IHSG fluktuatif intraday. Kondisi tersebut dapat membuat range harga pendek namun sering berubah arah, sehingga cocok bagi scalper yang ingin mencari entry/exit berulang dalam satu hari perdagangan.
Selain itu, volume yang aktif dan frekuensi transaksi yang tinggi mengindikasikan pasar masih reaktif terhadap sentimen jangka pendek. Hal ini sering memicu pergerakan harga yang sangat cepat (spikes) dan retracement yang bisa dimanfaatkan scalper.
Berikut 5 saham yang dinilai potensial untuk scalping hari ini, Jumat (20/2/2026).
BBCA – PT Bank Central Asia Tbk
Sebagai blue-chip bank paling likuid di BEI, BBCA cocok untuk scalping karena scalper bisa entry/exit cepat dengan spread tipis.
Selain itu, volume perdagangan yang besar dan reaksi harga sering sensitif terhadap sentimen perbankan atau data makro, membuat BBCA menghasilkan range harian yang berguna untuk scalper.
BMRI – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
BMRI juga bank besar dengan volume transaksi besar harian, sehingga memberikan kesempatan scalper untuk menangkap gerak cepat.
Saham ini sering mengalami fluktuasi intraday di tengah reaksi pasar pada berita ekonomi atau sentimen perbankan, sehingga memunculkan peluang entry/exit cepat.
BUVA – PT Bukit Uluwatu Villa Tbk
Secara historis, BUVA memiliki volatilitas yang tinggi, rentang harga lebar, dan sering mengalami momentum cepat dalam sesi perdagangan.
BUVA berpeluang mengalami pergerakan harian yang signifikan, terutama usai ada lonjakan besar di sesi sebelumnya ditambah adanya minat pasar aktif dalam volume perdagangan. Scalper memiliki peluang lebih besar karena volatilitas dan rebound cepat, dibandingkan dengan saham yang stabil.
PTRO – PT Petrosea Tbk
PTRO seringkali menunjukkan pergerakan harga yang cukup dinamis, uatamnya di sesi berita sektor energi/pertambangan atau sentimen pasar luas.
Saham ini sering berada di range intraday karena pola harga yang reaktif terhadap tekanan atau respon teknikal, sehingga bisa dimanfaatkan para scalper.
Para scalper berpeluang cepat profit jika momentum tepat karena saham ini sering bergerak intraday meskipun uji support/resistance.
HMSP – PT HM Sampoerna Tbk
HMSP dikenal sebagai saham dividen dengan free float publik yang lebih kecil. Namun volume bisa mendadak naik jika ada katalis berita, sehingga dapat menciptakan volatility spike.
Saham ini sensitif terhadap sentimen industri rokok, harga cukai, dan keputusan dividen, dimana hal itu merupakan faktor yang dapat memicu intraday moves kuat.
Para scalper dapat memanfaatkan momentum saat pasar reaktif terhadap berita baru. (*)
Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Redaksi Mitrapost.com






