Mitrapost.com – Ibadah puasa tercatat memiliki banyak manfaat, baik secara spiritual, sosial, hingga pada kesehatan mental seseorang lantaran dapat mengurangi stres, kecemasan, dan depresi.
Menurut Dekan Fakultas Psikologi Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Diana Rahmasari, ibadah puasa mampu memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan melakukan pemulihan. Hal ini juga termasuk dengan pengaturan pada kadar hormon stress seperti kortisol.
“Dengan pola makan yang lebih teratur selama puasa, kemampuan berpikir meningkat dan stres lebih terkendali,” jelas Diana, dikutip dari laman resmi Unesa.
Dalam kajian psikologi, kesehatan ataupun gangguan mental umumnya dipengaruhi oleh tiga faktor, di antaranya adalah biologis, psikologis, dan sosial.
Dari sisi biologis, gangguan mental dipicu oleh ketidakseimbangan neurotransmitter di otak seperti rendahnya kadar serotonin yang berkaitan dengan depresi dan lebihnya dopamin yang ditemukan pada penderita skizofrenia.
Sementara, ibadah puasa terbukti meningkatkan produksi protein bernama Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF) yang berperan meningkatkan suasana hati dan rasa euforia.
Selain itu, pengaruh ibadah puasa juga menyasar pada ritme sirkadian, yaitu mekanisme tubuh yang mengatur siklus tidur dan bangun sebagai bagian dari kontribusi terhadap pengurangan stres, kecemasan, maupun depresi.
“Kurang tidur dapat menyebabkan mood swing, ketidaksabaran, dan gangguan konsentrasi. Oleh karena itu, menjaga kualitas tidur selama puasa sangat penting untuk kesehatan mental,” ucapnya.
Kemudian untuk sisi sosial, ibadah puasa tercatat mampu menumbuhkan empati dan kepedulian terhadap sesama, salah satunya melalui kewajiban pembayaran zakat fitrah. Hal ini dikarenakan sikap berbagi sepanjang Ramadan meningkatkan produksi hormon oksitosin dan serotonin yang menciptakan perasaan bahagia dan kebermaknaan hidup.
“Saat kita berbagi dengan orang lain, kita merasa lebih berarti dan memiliki peran di masyarakat, yang pada akhirnya mengurangi perasaan kesepian karena perasaan terhubung dan berdaya bermanfaat secara sosial,” katanya. (*)

Redaksi Mitrapost.com






