Pati, Mitrapost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mengalokasikan dana sebesar Rp1,95 miliar untuk memperbaiki jalan antar Kecamatan Tlogowungu–Wedarijaksa yang rusak.
Kepala Bidang Bimas Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Hasto Utomo menjelaskan alokasi itu berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pati 2026 ini. Proses perbaikan itu, hingga saat ini baru masuk tahap perencanaan.
“Untuk perbaikan jalan tlogowungu bapoh sudah dialokasikan 1,95M tahun 2026 ini mas. Saat ini masih proses perencanaan,” jelas Hasto Utomo dimintai konfirmasi melalui pesan singkat, Senin (23/02/2026).
Ia menambahkan, rencana perbaikan itu diperkirakan bakal dilakukan bulan Maret atau April. Pasalnya, setelah proses perencanaan ada tahapan pemilihan penyedia.
“Rencana sekitar maret atau april mas. Karena setelah proses perencanaan ada proses pemilihan penyedia,” katanya.
Disinggung mengenai penambalan jalan di awal bulan ramadan ini, Hasto menyebut hanya terdapat beberapa titik ruas jalan diantarnya Jalan Winong-Jakenan dan Jaken-Jakenan. Penambalan itu, katanya, juga menyesuaikan lubang yang ada.
“Sudah mas, kemarin menambal daerah winong jakenan dan jaken jakenan. Penambalan menyesuaikan di lubang lubang yang ada,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah Warga Desa Wonorejo Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati melakukan aksi protes dengan memilih menanam pohon pisang di jalan rusak.
Aksi itu dilakukan warga setempat sebagai bentuk protes atas jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki. Aksi itu dilakukan pada Sabtu (21/02/2026).
Warga Desa Wonorejo, Muhammad Jimat mengatakan bahwa masyarakat sudah resah melihat terhadap kondisi jalan rusak itu.
“Disini lubangnya terlalu parah, dan sudah banyak menimbulkan kecelakaan. Jadi kita sebagai warga berinisiatif untuk melakukan pembenahan, mungkin tentu saja tidak sebagus yang diharapkan oleh masyarakat tapi setidaknya bisa membantu untuk kelancaran buat kendaraan bermotor,” ujarnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com






