Stella Christie Buka Suara soal Kasus Alumni LPDP, Sebut Setiap Beasiswa Negara Jadi Utang Budi

Mitrapost.com – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Wamendiktisaintek RI), Stella Chrstie, membuka suara terkait alumni beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang viral di publik lantaran menyampaikan ‘cukup saya WNI, anak jangan’.

Pada pernyataan yang disampaikan, Stella mengungkap bahwa setiap beasiswa yang diperoleh secara langsung dari negara untuk sejumlah masyarakat yang berhasil mendapatkan kesempatan, artinya sama dengan utang budi.

“Saya pernah dikecam netizen ketika mengimbau penerima beasiswa S1 luar negeri Kemdiktisaintek (Kementerian Diktisaintek) bahwa beasiswa adalah utang. Namun kenyataannya memang demikian: setiap beasiswa dari negara adalah utang budi,” tegas Stella, dikutip dari Detik, Selasa (24/02/2026).

Dalam hal ini, pihaknya mengklaim bahwa polemik yang muncul akhir-akhir ini mencerminkan adanya kegagalan moral di tahap awal. Meski begitu, ia juga menyebut penyelesaian masalah tidak langsung selesai hanya dari pengetatan sistem beasiswa melalui setiap lapisan pembatasan.

“Kontroversi yang muncul belakangan ini pada dasarnya mencerminkan kegagalan pendidikan moral pada tahap awal kehidupan. Beasiswa tidak dipahami sebagai amanah, melainkan sekadar fasilitas. Di sinilah letak persoalannya,” jelasnya.

Menurutnya, pembatasan yang berlebihan memunculkan potensi sikap sinis seperti penerima beasiswa kurang bersyukur terhadap negara hingga sibuk mencari celah untuk menghindar dari kewajiban.

“Yang lebih dibutuhkan adalah kepercayaan memberi ruang bagi para penerima beasiswa untuk menemukan caranya sendiri dalam memberi manfaat bagi bangsa,” katanya.

Kemudian, Stella juga mengatakan bahwa rasa syukur yang diberikan kepada negara memiliki banyak bentuk yang sebelumnya pernah terlihat dari banyaknya ilmuwan diaspora Indonesia.

Di antara ilmuwan diaspora Indonesia yang disebut oleh Stella telah berdedikasi kuat dalam kontribusinya terhadap bangsa seperti Prof. Vivi Kashim di Tiongkok, Prof. Sastia Putri di Jepang, hingga Prof. Haryadi di Amerika Serikat. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati