Pati, Mitrapost.com – Tim Terpadu Maritim Juwana bakal perketat pengamanan dan penataan kawasan Laut Juwana jelang peringatan Idulfitri 1447 Hijriah. Hal ini dilakukan untuk mencegah kecelakaan laut, sekaligus mengatur tambat-labuh kapal.
Sebelumnya, Tim Terpadu Maritim Juwana telah dibentuk dan ditetapkan melalui Keputusan Bupati Pati Tahun 2026. Keberadaan tim bertujuan untuk menjaga ketertiban jalur-jalur vital ekonomi pesisir, termasuk pelabuhan Laut Juwana.
“Kawasan maritim Juwana adalah urat nadi perekonomian masyarakat pesisir Kabupaten Pati. Aktivitas tambat-labuh, bongkar muat ikan, hingga pelelangan harus kita jaga bersama agar tetap aman dan produktif,” tegas Plt Bupati Risma Ardhi Chandra saat apel di Lapangan UPP Kelas III Juwana pada Senin (23/2/2026).
Pembentukan Tim Terpadu Maritim dilatarbelakangi oleh sejumlah masalah yang dihadapi di lapangan, seperti penataan kapal yang belum tertib, potensi kebakaran kapal, serta aspek keamanan dan keselamatan pelayaran.
Maka dari itu, tim akan melakukan patroli keamanan, pengaturan tambat-labuh, mitigasi kebakaran, hingga pemeriksaan kelengkapan alat keselamatan berlayar. Menurut Risma, tim ini akan bergerak dalam satu komando untuk memudahkan sinergi dan komunikasi.
“Kunci keberhasilan tim ini adalah sinergi dan komunikasi yang solid. Tidak boleh ada ego sektoral. Semua harus bergerak dalam satu komando dan satu tujuan,” ujar dia.
Pihaknya juga memastikan upaya penertiban dan pengaturan di kawasan Laut Juwana dilakukan dengan pendekatan humanis. Meski demikian, aturan tetap harus ditegakkan demi keselamatan bersama dan keberlanjutan aktivitas ekonomi maritim.
“Dukungan pemilik kapal dan paguyuban nelayan sangat dibutuhkan. Tertib tambat-labuh, melengkapi alat keselamatan, dan memahami aturan pelabuhan adalah bentuk tanggung jawab bersama,” tandasnya. (*)

Redaksi Mitrapost.com






