Zona Hijau Mulai Terlihat di IHSG, 5 Saham Berikut Diproyeksikan Aman untuk Scalping

Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Kamis 25 Februari 2026 tepatnya pukul 09:22 WIB menunjukkan adanya penguatan yang terlihat dalam poin 30,75 atau sebesar 0,37% ke level 8,311.58.

Penguatan yang ditandai dengan zona hijau dianggap aman dan positif untuk melakukan transaksi perdagangan saham (trading), berdasar pada salah satu metode yang digunakan yaitu scalping atau strategi berjangka sangat pendek guna mengambil keuntungan skala kecil namun cepat.

Hal ini sesuai dengan pergerakan harga saham pada hari yang sama. Salah satu strategi yang bisa digunakan oleh trader adalah memperhatikan buying average saham atau cara pembelian saham yang sama dalam beberapa kali di harga yang beda, lalu menghitung rata-rata pembeliannya (average price).

Strategi ini digunakan dengan tujuan sebagai berikut;

  • Menurunkan harga rata-rata saat harga saham turun
  • Mengelola risiko saat pembelian saham
  • Mengoptimalkan posisi saat yakin dengan prospek sahamnya

Sementara itu, berikut kami berikan 5 saham listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang cocok untuk scalping!

PTRO — PT Petrosea, Tbk

Diketahui, saham PTRO sering mengalami range harga intraday yang cukup lebar ketika terdapat tekanan jual atau sentimen teknikal di pasar karena volatilitas sektor energi & pertambangan. Aksi harga cepat seperti pullback atau range bounce merupakan setup yang bisa dipakai scalper untuk masuk/keluar cepat dalam sesi perdagangan.

BUMI — PT Bumi Resources, Tbk

BUMI menjadi salah satu saham yang paling likuid dan sering diperdagangkan tinggi di IHSG, sehingga memudahkan scalper untuk masuk/keluar posisi tanpa slippage besar. Volatilitasnya yang sering tinggi ketika sentimen pasar komoditas atau tekanan indeks meningkat, menciptakan micro swings yang bisa dimanfaatkan scalping.

EMAS — PT Merdeka Gold Resources, Tbk

Saham ini merupakan perusahaan tambang emas yang relatif baru (IPO 2025) dan cenderung bergerak volatil intraday, terutama mengikuti sentimen komoditas emas dan aksi korporasi. Pergerakannya yang sering cepat berubah karena reaksi terhadap data pasar global atau sentimen safe-haven mampu memunculkan micro momentum yang bisa dimanfaatkan untuk scalping.

BBNI — PT Bank Negara Indonesia, Tbk

Selain sebagai salah satu saham perbankan besar di BEI yang likuiditasnya tinggi, BBNI juga sering merespon cepat terhadap berita pasar, aksi net buy/sell asing, dan data ekonomi, membuka peluang micro reversion atau mini trend dalam satu sesi.

INDY — PT Indika Energy, Tbk

INDY termasuk saham energi yang sensitif terhadap sentimen komoditas seperti batu bara, membuatnya bergerak cepat intraday, terutama pada saat indeks dan sektor energi bergerak kuat. Banyak analis yang sebelumnya mencatat potensi teknikal jangka pendek di saham energi seperti INDY ketika IHSG bergerak volatil, sehingga sering muncul price swings yang berguna scalping. (*)

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati