Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat (27/2/2026), mengalami penguatan tipis, yakni di level 8.210,31, dari harga penutupan sebelumnya. Meski demikian, secara teknikal dan sentimen pasar, IHSG diperkirakan masih rentan tekanan turun.
Bagi trader yang ingin melakukan scalping, masih ada ruang untuk mendapatkan keuntungan kecil. Range intraday masih terdefinisi dan volatilitas masih ada. Meski tren belum jelas, pergerakan indeks dalam rentang masih cukup lebar untuk scalping.
Meski demikian, waspada karena tren utama belum jelas dan sentiment makro masih cenderung negatif atau netral karena isu kebijakan fiskal dan kecemasan investor internasional terhadap pasar saham Indonesia.
5 Saham Potensial untuk Scalping Hari Ini
PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI)
Saham BIPI pernah masuk pengawasan Unusual Market Activity (UMA) BEI karena pola harga yang tidak biasa dan aktivitas perdagangan yang kuat. UMA bukan indikasi transaksi ilegal. Di sisi lain, ini menunjukkan aktivitas transaksi lebih likuid dan responsif dibanding saham micro-cap lainnya.
Perpotongan EMA jangka pendek dan jangka menengah menandakan entry dan exit cepat. Namun BIPI sering terjadi false crossover karena volatilitas tinggi. Sementara, RSI cenderung cepat menembus area oversold/overbought.
PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA)
Saham BUVA juga pernah dimasukkan dalam radar UMA BEI karena kenaikan harga yang tinggi. Namun, ini juga menunjukkan likuiditas tinggi dan aktivitas trading yang tak terduga sesekali. Aktivitas volume dan spread yang cukup kompetitif, sehingga membantu strategi scalping.
Kondisi breakout cepat sering diikuti EMA5/EMA9 menembus EMA20/50. Ini memberi momentum baru mulai naik. RSI sering bergerak cepat masuk wilayah ekstrem (70/30), mengindikasikan overbought/oversold jangka pendek yang bisa diambil scalper.
PT Petrosea Tbk (PTRO)
PTRO merupakan salah satu saham yang sering menjadi top transfer value di IDX di berbagai sesi perdagangan. Likuiditas cukup tinggi dan spread transaksi relatif terkendali pada jam aktif memungkinkan entry/exit cepat dengan slippage minimal.
EMA jangka pendek (EMA5/9) sering menembus EMA20, berikut momentum shift, memberi konfirmasi entry/exit yang cepat. RSI intraday sering naik turunnya tajam mengikuti fluktuasi harga energi/pertambangan, cocok untuk mean-reversion scalping.
PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)
NCKL memiliki kapitalisasi pasar besar dan volume perdagangan harian yang solid. Spread-nya tidak terlalu lebar dan cocok untuk scalping.
EMA jangka pendek sering memotong EMA jangka menengah saat momentum harga berubah, memberi sinyal entry/exit cepat. RSI cenderung responsif terhadap fluktuasi harga komoditas nikel, berada di atas 70 (overbrought), sehingga rawan profit taking cepat.
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL)
Saham EXCL memiliki volume perdagangan harian tinggi, sehingga likuid dan spread semakin sempit di jam aktif pasar. Kapitalisasi pasar cukup besar yang memudahkan eksekusi order cepat.
EMA jangka pendek sering crossover dengan EMA menengah dalam rentang 5–15 menit saat momentum berubah, memberikan sinyal entry/exit cepat. RSI biasanya bergerak di area netral atau mudah naik turun karena tekanan pasar telekomunikasi. (*)
Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Redaksi Mitrapost.com






