Pati, Mitrapost.com – Kuota liquefied petroleum gas (LPG) 3 kilogram di Kabupaten Pati untuk tahun 2026 ini mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2025 lalu. Penurunan kuota LPG 3 kilogram itu sebesar 164 Metrik Ton (MT).
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, Indyah Tri Astuti mengatakan, kuota LPG 3 kilogram tahun 2025 lalu ada sebesar 38.219 MT atau setara dengan 12.739.667 tabung. Sementara, kuota LPG 3 kilogram tahun 2026 ini ada sebesar 38.055 MT atau setara dengan 12.685.000 tabung.
“Kami mendapatkan kuota 12.685.000 tabung kami agap itu memang ada penurunan,” ujar Indyah belum lama ini.
Dengan penurunan kuota LPG 3 kilogram, Indyah menyampaikan bahwa Disdagperin dan Asisten Perekonomian Pati tetap berusaha mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Akan tetapi kami berusaha dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pati bersama dengan perekonomian tetap mencukupi kebutuhan dari masyarakat terkait dengan LPG ini,” tutur dia.
Indyah mengungkapkan, peningkatan konsumsi LPG 3 kilogram berada saat momen Ramadan, Lebaran, sedekah bumi, Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Ada peningkatan konsumsi terkait LPG, ada beberapa tradisi yang di Kabupaten Pati diantaranya momen Ramadan, Lebaran, Sedekah Bumi, dan Besaran apabila ada orang punya hajat dan saat Nataru itu pasti ada konsumsi peningkatan terkait LPG,” jelasnya.
Untuk mencukupi kebutuhan LPG 3 kilogram pada momen tersebut, pihaknya akan melakukan pengajuan penambahan kuota untuk mencegah kelangkaan.
“Karena kami pada hari libur, kami selalu mengajukan untuk tambahan untuk bisa mencukupi kebutuhan masyarakat biar tidak ada kendala,” katanya. (*)

Wartawan Mitrapost.com






