5 Prediksi Saham yang Bakal Mengalami Kenaikan Harga Awal Minggu Ini!

Mitrapost.com Prediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (2/3/2026) dimungkinkan tidak ada breakout besar. Pada akhir pekan, indeks menunjukkan penguatan tipis, sehingga trader diminta untuk memantau pasar.

Pasar dalam beberapa hari terakhir cenderung berfluktuasi dan rawan profit taking atau aksi menjual saham setelah harga naik. Kondisi ini dipengaruhi oleh sentimen fiskal dan kebijakan global seperti ketidakpastian tarif AS.

Berikut ini 5 saham tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berpotensi mengalami kenaikan harga pada Senin (2/3/2026)!

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

Saham BBRI mengalami potensi kenaikan harga 5% – 8% dari harga penutupan. Kode saham ini sangat likuid, termasuk market cap besar dan kategori LQ45. Kinerja keuangan perusahaan perbankan ini relatif stabil. Penguatan kredit dan pendapatan bunga memengaruhi pertumbuhan laba tahun berjalan.

Berdasarkan teknikalnya, harga dekat support (batas bawah) dan memungkinkan rebound dari MA20 atau tren jangka pendek. Kondisi ini mengakibatkan harganya menjadi terkoreksi dan memantul naik. Sementara, RSI berada di level netral, sehingga ada ruang untuk naik sebelum overbought.

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)

Saham ENRG berpotensi mengalami kenaikan harga sebesar 6% – 12% dari harga penutupan. Kinerja cash flow emiten energi (batubara dan minyak) cenderung sensitif terhadap harga komoditas. Likuiditas saham ENRG moderat hingga tinggi di pasar reguler. RSI dekat neutral atau masih ada peluang kenaikan.

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)

Saham MDKA masih memiliki ruang kenaikan hingga 6% – 10% dari harga penutupan. Perusahaan tambang ini memiliki eksposur ke logam dan emas, yang akan mendukung kinerja keuangan perusahaan saat harga komoditas stabil. MDKA juga memiliki volume perdagangan relatif tinggi di saham pertambangan atau termasuk likuid.

MACD mendekati area rebound dari tren korektif. Hal ini menunjukkan momentum penurunan mulai melemah. Jika terjadi crossover bullish, ada peluang harga berbalik naik dengan cukup kuat dalam jangka pendek (1-5 hari). RSI netral dan berpeluang mengalami kenaikan lanjutan.

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)

Ada peluang kenaikan harga 4% – 9% dari harga penutupan pada saham AADI. Perusahaan yang bergerak di sektor energi/pertambangan batubara ini memiliki fundamental rugi laba yang relatif stabil saat harga batubara tidak terlalu lemah. Likuiditasnya juga cukup baik di cluster sektor energi.

Berpotensi breakout jika harga menembus level resistance (batas atas) jangka pendek. RSI netral, sehingga ada peluang kenaikan, serta MACD menunjukkan momentum masih condong upside (potensi kenaikan harga) jika breakout terkonfirmasi.

PT Astra International Tbk (ASII)

Kode saham ASII memiliki potensi kenaikan harga sebesar 3% – 7% dari harga penutupan. Saham ini termasuk blue chip besar, memiliki kinerja laba solid dan ekosistem integrated (otomotif & industri), serta likuiditas tinggi.

MA jangka pendek (MA20) bertindak sebagai support jika harga rebound di hari Senin. RSI cenderung netral, sehingga ada ruang upside (potensi kenaikan harga) masih ada sebelum mencapai overbought. (*)

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati