Pati, Mitrapost.com – Hasil uji laboratorium dari sampel menu Makan Bergizi Gratis (MBG), yang mengakibatkan 23 siswa SMK Negeri 4 Pati mengalami keracunan, sudah keluar. Berdasarkan hasil lab tersebut, ditemukan adanya bakteri di dua item menu MBG.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretaris Daerah Kabupaten Pati, Indriyanto menyampaikan, pihaknya akan melakukan perbaikan-perbaikan dan memastikan kelengkapan menu MBG. Setelah itu, tambah dia, akan dilakukan pula evaluasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.
“Kemarin dari Dinas Kesehatan sudah menyampaikan ke pimpinan. Hasilnya ada beberapa yang harus dilakukan perbaikan-perbaikan, juga kelengkapan yang belum dicukupi untuk selanjutnya nanti ada evaluasi dari BGN,” kata Indriyanto saat dimintai konfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (04/03/2026) siang.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil laboratorium, ditemukan adanya bakteri di dalam susu kedelai dan garang asem.
“Ada beberapa yang memang ada bakteri di situ. Ada dari susunya ada, juga kaitannya dengan garang asem,” jelas dia.
Sementara itu, operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang menyuplai menu ke SMKN 4 Pati masih dihentikan sementara, sambil menunggu hasil evaluasi dari BGN Pusat.
“Ini dihentikan sementara sambil nanti proses perbaikan-perbaikan, nanti baru evaluasi dari BGN turun baru dilihat,” tuturnya.
Sebelumnya, sebanyak 23 siswa SMK Negeri 4 Pati mengalami gejala keracunan setelah menyantap menu MBG pada Senin (09/02/2026) lalu. Mereka merasakan mual, pusing dan muntah-muntah, sehingga langsung dilarikan ke Rumah Sakit Keluarga Sehat Hospital (RS KSH) untuk penanganan. (*)

Wartawan Mitrapost.com






