5 Saham dengan Potensi Pergerakan Harga Signifikan pada Selasa, 10 Maret 2026

Mitrapost.comSaat ini pasar saham Indonesia masih berada di fase volatilitas tinggi usai mengalami koreksi tajam di awal Maret.

Kondisi konflik global dan kenaikan harga minyak membuat ketidakpastian pasar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak di area support 7.350–7.480 dengan peluang rebound jika support bertahan.

Berikut ini 5 saham yang berpotensi mengalami pergerakan harga signifikan pada Selasa, 10 Maret 2026.

BMRI — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Saham BMRI patut diperhitungkan mengingat merupakan bank terbesar Indonesia dengan pertumbuhan kredit stabil. Kinerja sektor perbankan masih menjadi penopang IHSG.

Saham ini berpotensi bergerak di kisaran Rp5.300 — Rp5.600 atau naik 6–12% dari harga penutupan Rp4.980 pada Jumat (6/3/2026).

Koreksi saham bank membuka peluang technical rebound. Valuasi relatif menarik setelah penurunan. Namun ada risiko outflow dana asing dari sektor keuangan.

ADRO — PT Alamtri Resources Indonesia Tbk

Saham ADRO berpotensi naik di level Rp2.600 — Rp2.700 atau 7–14% dari harga penutupan Rp2.400 pada Jumat (6/3/2026).

ADRO merupakan produsen batubara besar dengan arus kas kuat. Diversifikasi ke sektor energi dan mineral.

Didukung harga komoditas energi yang masih tinggi. Selain itu, saham energi sering menjadi safe play saat market volatil. Namun ada risiko fluktuasi harga batubara global.

BRMS — PT Bumi Resources Minerals Tbk

BRMS memiliki eksposur ke sektor emas dan logam mulia. Saat ini permintaan emas meningkat di saat ketidakpastian global.

BRMS berpotensi naik 10–20% di kisaran Rp880 — Rp960. Didukung sentimen safe heaven aset dan volume transaksi tinggi pada saham small-mid cap.

Namun ada risiko volatilitas tinggi dan spekulatif.

ASII — PT Astra International Tbk

Saham ASII berpotensi naik 5–10% di kisaran Rp6.400 — Rp6.700 dari harga penutupan Rp6.125 pada Jumat (6/3/2026).

ASII merupakan konglomerasi besar di sektor otomotif, alat berat, tambang, dan jasa keuangan. Selain itu, fundamental perusahaan ini stabil dan likuiditas tinggi.

Didukung dengan adanya pemulihan sektor otomotif dan komoditas. Kemudian saham blue-chip seringkali rebound usai ada koreksi pasar.

Namun ada risiko perlambatan konsumsi domestik.

ANTM — PT Aneka Tambang Tbk

Saham ANTM berpotensi naik 7–15% atau Rp4.300 — Rp4.600 dari harga penutupan Rp4.040 pada Jumat (6/3/2026).

ANTM layak diperhitungkan mengingat eksposur ke nikel dan emas. Selain itu, ANTM terlibat dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik.

Didukung permintaan nikel global meningkat dan kenaikan harga emas saat kondisi geopolitik tidak stabil.

Namun ada risiko volatilitas harga logam global. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati