Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada pembukaan perdagangan hari ini Rabu (11/3/2026) pukul 09:27 WIB di level 7.516,09 atau naik 75.18 poin (+1.01%).
Penguatan yang ditandai dengan zona hijau dianggap aman dan positif untuk melakukan transaksi perdagangan saham (trading), berdasar pada salah satu metode yang digunakan yaitu scalping atau strategi berjangka sangat pendek guna mengambil keuntungan skala kecil namun cepat.
Hal ini sesuai dengan pergerakan harga saham pada hari yang sama. Salah satu strategi yang bisa digunakan oleh trader adalah memperhatikan buying average saham atau cara pembelian saham yang sama dalam beberapa kali di harga yang beda, lalu menghitung rata-rata pembeliannya (average price).
Strategi ini digunakan dengan tujuan sebagai berikut;
- Menurunkan harga rata-rata saat harga saham turun
- Mengelola risiko saat pembelian saham
- Mengoptimalkan posisi saat yakin dengan prospek sahamnya
Berikut ini 5 saham listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang cocok untuk scalping hari ini.
Bank Rakyat Indonesia (BBRI)
BBRI menjadi salah satu saham yang likuid di BEI, sehingga volume transaksi tinggi dan spread relatif tipis. Kondisi ini bisa dimanfaatkan untuk scalping yang ingin entry/exit cepat.
Saham ini mengalami koreksi dengan peningkatan volume penjualan, sehingga berpeluang mengalami technical rebound di area tertentu. Selain itu, saham ini juga reaktif terhadap sentimen sektor perbankan.
Petrosea (PTRO)
Sebagai kontraktor tambang dan energi, PTRO seringkali bergerak dinamis saat sektor energi atau komoditas aktif diperdagangkan.
Saham ini semakin dilirik setelah terjadi lonjakan laba hingga 197% pada 2025. Saham ini dapat masuk watch list scalper mengingat sentimen sektor energi aktif, pergerakan intraday cukup agresif, dan volume transaksi meningkat saat momentum muncul.
Energi Mega Persada (ENRG)
ENRG memiliki volatilitas yang tinggi, hal itu terlihat dari lonjakan harga hingga 15 persen di satu sesi. Saham ini juga masuk rekomendasi analis dengan strategi buy on weakness setelah koreksi cukup dalam.
Momentum rebound sering muncul dan range harga intraday yang cukup lebar menjadikan ENRG cocok untuk scalping.
Astrindo Nusantara Infrastruktur (BIPI)
BIPI memiliki aktivitas transaksi besar dari investor asing, termasuk volume jual yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Aktivitas transaksi yang besar biasanya memicu pergerakan harga cepat dalam satu sesi perdagangan. Saham ini dapat menjadi pilihan scalper karena pergerakan harga cepat akibat flow asing dan sering muncul short-term volatility.
Bakrie & Brothers (BNBR)
Rencana rights issue besar untuk restrukturisasi utang dan pendanaan proyek baru manjadikan saham ini menjadi sorotan pasar. Kondisi tersebut meningkatkan spekulasi dan aktivitas perdagangan.
BNBR cocok untuk scalping mengingat aktivitas transaksi meningkat dan volatilitas jangka pendek tinggi. (*)
Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Redaksi Mitrapost.com






