Pati, Mitrapost.com – Pengisian gabah kering giling (GKG) di gudang milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati rencana bakal dilakukan pada bulan Mei 2026 mendatang.
Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Pati, Wahyu Setyawati. Ia menyebut, bakal melakukan pengisian sebesar 44 ton gabah kering giling.
“Kalau pengadaan ini nanti 2026 sekitar 44 ton, kalau bisa secepatnya paling tidak pertengahan tahun ini paling tidak sekitar bulan Mei,” kata Wahyu, belum lama ini kepada Mitrapost.com.
GKG yang masih tersedia di gudang milik Pemkab Pati tinggal 9 ton. Adapun jika dikonversikan menjadi beras menjadi 5 ton.
Sebelumnya, cadangan pangan berupa GKG itu sebanyak 36 ton, akan tetapi adanya bencana banjir di bulan Januari 2026 lalu sebagian besar telah disalurkan untuk membantu korban banjir.
“Memang sebelumnya itukan untuk banjir, jadi dari 36 ton itu sekarang tinggal 9 ton,” terang dia.
Selain untuk memberikan bantuan terhadap korban bencana, pihaknya menjelaskan peruntukan cadangan pangan itu juga digunakan membantu menanggulangi kemiskinan ekstrem dan stunting.
“Biasanya juga untuk kemiskinan ekstrem, stunting dan bencana,” ujarnya.
Lebih lanjut, sebelum melakukan penyerapan GKG, pihaknya bakal melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.
Adapun penyerapan GKG itu, jelas dia, bakal melibatkan peran dari Kelompok Tani (Poktan) di wilayah Bumi Mina Tani.
“Kita nanti dari Poktan-poktan sekeliling Pati,” pungkas Wahyu. (*)

Wartawan Mitrapost.com






