Pati, Mitrapost.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, memberikan dukungan jika skema bekerja di rumah atau work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) diterapkan di wilayahnya.
Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Adhi Pamungkas, mengatakan bahwa kebijakan WFH mempunyai sejumlah manfaat. Salah satunya, menghemat konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
“Harapan kita tetap dukung pemerintah dengan menerapkan WFH setiap hari Jumat agar hemat energi dan efektif, biar subsidinya tidak membengkak,” jelas Adhi Pamungkas.
Ia menambahkan, isu terganggunya distribusi BBM pertama kali berembus di tengah meningkatnya konflik Iran dengan Amerika Serikat-Israel. Merespon hal tersebut, pemerintah pusat dan daerah menerapkan WFH bagi ASN untuk mengurangi pembengkakan konsumsi BBM subsidi.
“Energi ini kan sekarang harga BBM di luar negeri sekarang kan sudah naik semua, Iran juga hari ini konflik sama Amerika, harga kan naik semua,” terang dia.
Lebih lanjut, jika WFH diterapkan, harapannya pelayanan publik di wilayahnya bisa tetap optimal. Selain itu, sektor pendidikan juga tidak boleh terganggu, meski ada sedikit perubahan terkait dengan metode pembelajaran.
“Meskipun empat hari kerja tapi untuk proses pembelajaran harus tetap optimal untuk pembelajarannya,” pungkas Adhi.
Diberitakan sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyatakan hingga kini Pemkab Pati belum menerapkan WFH bagi ASN.
Risma masih memprioritaskan pelayanan tatap muka dan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) guna memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) di tengah penurunan dana transfer daerah. (Adv)

Wartawan Mitrapost.com






