Mitrapost.com – Kondisi pasar saat ini masih dalam fase konsolidasi setelah adanya rally. Sektor kuat ada di transportasi dan logistik, dipengaruhi adanya arus keuangan. Akan ada peluang kenaikan lanjutan pada beberapa saham kemudian hari.
Prediksi Indeks harga saham gabungan (IHSG) masih sideways–volatile, mengalami kenaikan terbatas dan rawan profit taking. Lakukan Buy saat harga di dekat support (area bawah), kemudian Sell saat di dekat resistance dan jangan terlalu lama di-hold.
5 Saham Berpotensi Naik Jumat 17 April
BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA)
WBSA diprediksi mengalami kenaikan antara 10% sampai dengan 20% pada 17 April 2026. Menurut fundamental dan teknikalnya, saham ini menunjukkan sinyal high momentum. Likuiditas WBSA sangat tinggi karena masih dalam fase euforia setelah IPO. MACD menunjukkan sinyal bullish, serta RSI menunjukkan tren kuat, meski harganya tinggi.
Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU)
SDMU diprediksi mengalami kenaikan antara 8% sampai dengan 15% pada 17 April 2026. Likuiditas saham ini tinggi dengan volume besar saat kenaikan harga signifikan (rally). Perusahaan ini bergerak di sektor transportasi/logistic, diuntungkan dengan tingginya aktivitas. MA menunjukkan breakout ekstrem dari konsolidasi, sedangkan MACD memberikan sinyal harga menguat dan meningkat tajam.
Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP)
BIPP diprediksi mengalami kenaikan antara 7% sampai dengan 12% pada 17 April 2026. Saham ini memiliki likuiditas cenderung meningkat signifikan, didukung kinerja perusahaan properti yang mulai rebound. MA breakout MA20 dan MA50 menunjukkan harga menembus batas penting atau tanda awal pergerakan kuat, serta RSI bullish kuat. MACD juga menunjukkan peluang golden cross baru.
Danasupra Erapacific Tbk (DEFI)
DEFI diprediksi mengalami kenaikan antara 6% sampai dengan 10% pada 17 April 2026. Likuiditas saham tinggi dengan volume yang baik signifikan. MA menunjukkan breakout kuat, sedangkan MACD menunjukkan harga berpeluang lanjut naik.
PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA)
DEFI diprediksi mengalami kenaikan antara 5% sampai dengan 9% pada 17 April 2026. Likuiditasnya tinggi, bahkan termasuk saham yang paling banyak diperdagangkan pada quarter pertama tahun 2026. MA menunjukkan tren kenaikan stabil, serta MACD memberikan sinyal kenaikan moderat. (*)
Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Redaksi Mitrapost.com






