Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Rabu (29/4/2026), dibuka di zona hijau pada level 7.096, 61. Meski demikian, kondisi pasar masih cenderung sideways hingga melemah ringan.
Kondisi ini memunculkan tren jelas (harga bergerak di range support dan resistance), serta ada peluang mendapatkan profit kecil secara berulang dengan memanfaatkan pantulan. Berikut kami rangkum beberapa saham listing BEI yang potensial untuk scalping!
Aneka Tambang Tbk (ANTM)
Berdasarkan fundamentalnya, ANTM memiliki likuiditas tinggi dan termasuk saham perusahaan tambang yang banyak diperjual-belikan (top traded mining). Kinerja keuangannya didukung harga emas dan nikel yang termasuk dalam komoditas driver. Secara teknikal, harga ANTM masih netral (RSI: 46) dengan tren masih sideways, namun melemah tipis (EMA, MACD).
Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)
CUAN masih volatil dan sering jadi top gainer di pasar saham, serta likuiditas saham ini termasuk tinggi di sektor energi. Kinerja perusahaan mengikuti sektor batubara dan energi yang sedang banyak permintaan. Harga CUAN hampir menuju overbought (RSI>60), sehingga ada potensi reversal. Tren harga menunjukkan pergerakan impulsif (spike) dan agresif (EMA, MACD).
Barito Pacific Tbk (BRPT)
Likuiditas BRPT relatif tinggi dan disukai oleh trader. Kinerja perusahaan didukung sektor energi dan petrokimia. Secara teknikal, harga BRPT menunjukkan kenaikan ringan (RSI: 55-65) dengan tren bullish lanjutan dan momentum positif.
Rukun Raharja Tbk (RAJA)
Likuiditas RAJA cukup aktif, sehingga spread-nya sempit. Perusahaan ini bergerak di sektor gas dan energi yang sensitif dengan harga komoditas global. Harga RAJA cenderung netral atau sideways (RSI 45-60) dengan tren jelas di dalam range, namun fluktuatif.
Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)
Likuiditas ADRO cukup tinggi dan sering masuk saham dengan net buy asing tinggi. Kinerja perusahaan kuat didukung harga batubara. Harga ADRO cenderung bullish, meski belum jenuh (RSI: 55-65) dengan tren kenaikan pendek dan momentum lanjutan positif. (*)
Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Redaksi Mitrapost.com


