Pasar Saham Diperkirakan Bullish Moderat, Berikut 5 Saham yang Bergerak Naik Esok Hari

Mitrapost.com Kondisi Pasar pada penutupan 13 Mei 2026 yang lalu, indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak di fase kenaikan (bullish) moderat. Adapun sejumlah sektor yang aktif, yakni energi, perbankan big cap, infrastruktur, dan saham momentum small-mid caps.

Kondisi bullish moderat ini diperkirakan akan berlanjut hingga perdagangan 18 Mei 2026. Hal ini dipengaruhi faktor-faktor penggerak pasar, seperti arus dana asing yang mulai masuk ke perusahaan besar dan menopang IHSG, serta saham small-mid caps masih aktif, meski spekulatif.

Penting bagi trader untuk memperkirakan potensi pergerakan harga saham. Berikut ini kami rangkum 5 saham listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diperkirakan akan mengalami kenaikan bullish pada 18 Mei 2026!

PT Barito Pacific Tbk (BRPT)

Harga BRPT pada 18 Mei 2026 mendatang diperkirakan mengalami kenaikan mencapai 6% hingga 12% dari harga penutupan minggu ini. Hal ini didukung likuiditas perusahaan yang tinggi, serta kinerja sektor energi dan petrokimia masih kuat. Secara teknikal, momentum breakout masih ada. MA dan MACD menunjukkan potensi kenaikan lanjutan dan RSI menuju overbought.

PT Petrosea Tbk (PTRO)

Harga PTRO pada 18 Mei 2026 mendatang diperkirakan mengalami kenaikan mencapai 5% hingga 10% dari harga penutupan minggu ini. Secara fundamental, likuiditas PTRO tinggi dengan pertumbuhan laba dan kontrak pertambangan meningkat. Secara teknikal, potensi technical rebound masih besar (MA), serta MACD menunjukkan tanda reversal bullish. Kondisi ini menunjukkan saham sedang recovery setelah koreksi tajam.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)

Harga BMRI pada 18 Mei 2026 mendatang diperkirakan mengalami kenaikan mencapai 4% hingga 8% dari harga penutupan minggu ini. Sebagai perusahaan perbankan besar, likuiditas BMRI sangat tinggi. Selain itu, laba perusahaan pada kuarter pertama mengalami pertumbuhan dengan kualitas aset sehat. Secara teknikal, harga BMRI menunjukkan kenaikan (MA: bullish di atas MA20 dan MA50). Big banks kembali menjadi penopang IHSG.

PT DCI Indonesia Tbk (DCII)

Harga DCII pada 18 Mei 2026 mendatang diperkirakan mengalami kenaikan mencapai 7% hingga 14% dari harga penutupan minggu ini. Likuiditas DCII terus meningkat seiring semakin diminatinya sektor data center dan AI infrastructure. Ruang pertumbuhan bisnis digital masih sangat tinggi. Secara teknikal, harga DCII menunjukkan tren kenaikan kuat dan kemungkinan akan berlanjut.

PT Pyridam Farma Tbk (PYFA)

Harga PYFA pada 18 Mei 2026 mendatang diperkirakan mengalami kenaikan mencapai 8% hingga 15% dari harga penutupan minggu ini. Likuiditas PYFA meningkat tajam, didukung sektor farmasi yang kembali aktif. Harga saham menunjukkan tren peningkatan tajam dan cepat. (*)

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati