Mitrapost.com – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara (UID Sumut) mengatakan bahwa sebanyak 11 tower emergency digunakan untuk melakukan percepatan terhadap pemulihan sistem kelistrikan.
Dalam hal ini, pemulihan sistem kelistrikan dengan menggunakan sebanyak 11 tower emergency itu dilakukan setelah terjadinya kerusakan infrastruktur transmisi akibat fenomena cuaca ekstrem di wilayah tersebut.
“Keberadaan seluruh tower emergency menjadi tonggak penting dalam percepatan penanganan infrastruktur transmisi yang terdampak,” ujar General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, di Kota Medan.
Selain itu, Mundhakir juga mengatakan bahwa seluruh petugas PLN terus bekerja setiap hari untuk melakukan percepatan terhadap pembangunan tower emergency lokasi terdampak yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai.
“Berbagai tahapan pekerjaan dilakukan secara paralel, mulai dari mobilisasi material, pembangunan konstruksi, hingga penguatan sistem operasi kelistrikan,” jelasnya, dikutip dari Antaranews, Senin (08/06/2026).
Kemudian, pihaknya mengatakan terkait dengan kedatangan 11 tower emergency tersebut yang mendapat dukungan dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU), sebagai bagian dari percepatan mobilisasi peralatan strategis yang dibutuhkan PLN untuk memulihkan sistem kelistrikan.
Perlu diketahui, sebuah pesawat angkut berat C-130 Hercules dan A400M mengangkut sebanyak dua set tower emergency dari Jakarta, tiga set dari Balikpapan, dan dua set dari Banjarbaru, yang seluruhnya ditujukan ke Lanud Soewondo, Medan.
Sementara itu, empat set tower emergency dari Provinsi Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Selatan tercatat masih berada dalam tahap pengerjaan. (*)

Redaksi Mitrapost.com






