Pati, Mitrapost.com – Rencana pendirian pabrik sepatu di Kabupaten Pati, Jawa Tengah bakal direalisasikan di tahun 2027 mendatang.
Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra membenarkan rencana pendirian pabrik sepatu di wilayahnya. Ia menyebut, selama ini ada dua pabrik sepatu di Kabupaten Pati. Dengan kabar pendirian pabrik sepatu itu, bakal menambah jumlah pabrik sepatu di wilayahnya.
Ia menambahkan, pabrik sepatu yang direncanakan berdiri tahun depan bakal membutuhkan 25.000 karyawan. Ia mengaku dalam waktu dekat bakal melakukan komunikasi kembali dengan pabrik sepatu tersebut.
“Pati ini rencana ada tiga pabrik sepatu, pabrik sepatu yang terakhir yang komunikasi sama kita menampung sekitar 25.000 karyawan,” ujar Chandra.
Apabila pabrik sepatu itu jadi berdiri di Kabupaten Pati tahun 2027 mendatang, pihaknya mendorong untuk tidak didirikan di jalur Pantura.
Pihaknya menyarankan, pendirian pabrik tersebut dilakukan di wilayah Kecamatan Sukolilo atau Tayu. Pertimbangan itu disampaikan agar ada pemerataan pekerjaan.
“Harapannya nanti akan kita tempatkan tidak hanya di jalur Pantura saja, tapi nanti kami akan komunikasi mereka untuk bisa nanti entah di daerah Sukolilo apa daerah Tayu supaya ada pemerataan masalah pekerjaan di semua Kecamatan di Kabupaten Pati,” jelasnya.
Chandra mengungkap bahwa di tahun 2026 ini masih tahap penjajakan mengenai lahan peruntukan industri pabrik sepatu tersebut. Chandra juga belum menjelaskan secara rinci mengenai identitas perusahaan yang bakal melakukan investasi itu.
“Rencana mereka masuk ke sini ini baru mereka mau mengecek semua posisi tanah yang memungkinkan untuk mereka di kawasan peruntukan industri itu sebelah mana,” paparnya.
Lebih lanjut, dengan adanya rencana pendirian pabrik sepatu itu, menambah jumlah deretan investor yang tertarik melakukan investasi di Kabupaten Pati. Sebelumnya, dikabarkan investor dari China bakal mendirikan pabrik tas koper di Pati dengan membutuhkan 3.500 karyawan.
“Ada beberapa pabrik tas, kemarin ada pabrik mainan, kemarin dari perusahaan packaging dan lainnya. Ini kami jembatani untuk bisa masuk di Kabupaten Pati,” tandasnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com






