Mitrapost.com – Terungkap fakta baru terkait dugaan penculikan atlet golf perempuan, Jesslyn Wijaya Lay. Menurut penyelidikan polisi, yang bersangkutan pergi ke luar negeri bersama ibu dan bibinya.
Hal ini turut disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra. Ia mengatakan, Jesslyn pergi ke Kuala Lumpur, Malaysia, kemudian melanjutkan perjalanan ke Bangkok, Thailand.
“Bersama ibu dan bibinya, terbang dari Indonesia ke KL (Kuala Lumpur) ke Bangkok,” kata Roby, Kamis (23/7/2026), dikutip CNN Indonesia.
Ia mengatakan, pegolf wanita itu telah meninggalkan Indonesia pada 14 Juli atau satu hari setelah adanya dugaan peristiwa penculikan. Nantinya, polisi akan meminta keterangan dari keluarga untuk mengetahui apakah kepergian Jesslyn dilakukan karena kemauan sendiri atau penculikan.
“Belum ada komunikasi sama keluarganya maupun Jesslyn. Jadi belum bisa kita pastikan apakah penculikan atau bukan,” ucap dia.
Diberitakan sebelumnya, seorang atlet golf, Jesslyn Wijaya Lay, diduga diculik saat merayakan ulang tahun neneknya. Pihak keluarga melapor ke polisi tentang korban diduga diculik di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Senin (13/7/2026) malam.
Menurut keterangan keluarga, sesaat sebelum acara perayaan, korban secara tiba-tiba ditutup matanya dan langsung diangkat oleh dua laki-laki bertubuh besar. Korban disebut sempat berteriak saat dua orang tersebut membawanya masuk ke dalam mobil.
“Korban terdengar berteriak meminta pertolongan dan sempat berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil,” ujar Kuasa hukum keluarga, Andi Darti, Senin (20/7/2026).
“Kendaraan tersebut selanjutnya meninggalkan lokasi. Menurut keterangan saksi, terdapat sekitar lima orang laki-laki di lokasi pada saat peristiwa berlangsung,” imbuhnya.
Sejak saat itu, korban tidak lagi dapat dihubungi dan ponselnya tidak bisa diakses. Hal tersebut kemudian dilaporkan keluarga secara resmi kepada Polres Metro Jakarta Pusat.
Berdasarkan informasi terbaru, laporan dugaan penculikan atlet golf itu telah dicabut pelapor pada Minggu (19/7/2026).
“Perkembangan terbarunya adalah pada hari Minggu, tanggal 19 (Juli), pelapor datang ke Polres Jakpus untuk mencabut laporan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra, Rabu (22/7/2026). (*)
Redaksi Mitrapost.com






