Pati, Mitrapost.com – Penjual bendera merah putih di Jalan Indrakila Nomor 2 PSI Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) kebanjiran orderan.
Penjual Bendera Merah Putih, Ahbarina Novia Rahma, mengatakan bahwa penjualan bendera merah putih di tahun 2026 ini mengalami peningkatan 80 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dia menyebut jenis bendera yang paling dicari pembeli, mulai dari layur hingga bendera renteng segitiga.
“Peningkatan penjualan bendera dari tahun kemarin sekitar 80 persen, yang paling banyak dicari terutama layur 4 meter, 5 meter, 6 meter, sama bendera untuk rumah. Kemudian, ada bendera renteng segitiga. Itu yang paling meningkat,” ujar Rina ditemui di lokasi, Senin (27/07/2026).
Rina mengatakan telah melayani berbagai pembelian, mulai dari eceran dan grosiran. Rina menyebut, harga paling mahal Rp200 ribu.
“Kalau ecer mulai dari Rp3 ribu an, yang paling murah itu bendera peluit. Kemudian untuk grosir paling murah Rp300 rupiah. Yang termahal Rp200 ribu itu umbul-umbul 10 meter itu untuk ecer,” terangnya.
“Bendera merah putih mulai ukuran 40X60 centimeter sampai ukuran paling besar untuk upacara harganya mulai dari Rp15 ribu sampai Rp200 ribu,” tambahnya.
Dalam rentang waktu satu hari, dia berujar, bisa menjual 2 kodi eceran dan 10 kodi untuk grosir bendera merah putih. Adapun pembeli barang dagangannya biasanya berasal dari wilayah Pati maupun luar Jawa.
“Pembeli sekitar sini. Kemudian dari berbagai kota yang paling jauh Papua, Kalimantan, Bali,” ucapnya.
Untuk menjangkau hingga luar Pulau Jawa, dia bilang melakukan promosi melalui media sosial, salah satunya Tiktok.
“Promosi untuk luar Jawa itu mereka tahunya dari Tiktok, karena saya push di medsos. Kemudian mereka istilahnya kulakan di Jawa sini,” katanya.
Selain bendera merah putih, Rina mengaku juga menjual perlengkapan lain. Adapun yang mengalami peningkatan penjualan salah satunya juga perlengkapan Pramuka.
“Menjelang Agustus, stiker pipi merah putih kemudian peluit bendera untuk lomba kemudian dari peralatan Pramuka juga ada, tongkat semapur,” tutupnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com






