Mitrapost.com – Seorang juru parkir (jukir) di Kota Palu ditembak oleh anggota Polda Sulawesi Tengah buntut cekcok. Akibat kejadian itu, korban yang berprofesi sebagai jukir berinisial D meninggal dunia.
Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Achmad Muhaimin, menjelaskan bahwa saat cekcok, korban disebut menyerang dengan senjata jenis parang. Hal itu membuat Aipda AA melakukan tindakan terukur dengan melepaskan tembakan.
“Berdasarkan hasil investigasi tim gabungan di lapangan, tindakan tegas terukur dilakukan Aipda AA terhadap D yang disebut melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam/parang,” kata dia, Jumat (28/8/2026), dikutip Detik.
Peristiwa terjadi pada Kamis (27/8/2026) malam saat pelaku Aipda AA menghentikan mobilnya di sekitar warung makan untuk belanja di minimarket. Korban kemudian mendatangi Aipda AA untuk menanyakan tentang parkir, namun berakhir cekcok.
“Sekitar pukul 20.40 Wita, setelah keluar dari minimarket, Aipda AA didatangi seorang pria yang disebut mengenakan baju merah. Pria tersebut kemudian bertanya terkait parkir dan terjadi kontak fisik hingga berujung cekcok dan perkelahian,” jelasnya.
Korban D disebut sempat mengayunkan parang, sehingga AA berusaha menangkis serangan hingga mengalami luka pada tangan kanan dan jari manis tangan kiri terputus. Aipda AA kemudian mengeluarkan senjata api jenis HS dan melepaskan satu tembakan peringatan.
“Namun, berdasarkan hasil investigasi, D masih mengejar dengan parangnya sehingga Aipda AA melepaskan sejumlah tembakan ke arah saudara D,” ujarnya.
Selain menyebabkan korban meninggal, tembakan tersebut juga melukai warga MA yang sempat mengintip dari jendela setelah mendengar peluru dilepaskan. Saat ini, korban luka dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
“Usai kejadian, Aipda AA dibantu warga menuju RS Bhayangkara Palu untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara, saudara D dan MA dibawa ke RS Tingkat III Dr Shindu Trisno,” katanya.
Saat ini, polisi masih mendalami fakta-fakta di lapangan, termasuk penggunaan senjata tajam dan senjata api dalam insiden tersebut. (*)

Redaksi Mitrapost.com

