Pati, Mitrapost.com – Seorang pria di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah tewas usai dibunuh menggunakan pisau lipat. Pembunuhan itu berada di kamar kos, Desa Jepat Lor, Kecamatan Tayu, Minggu (27/09/2026).
Kabar pembunuhan itu ramai diperbincangkan di media sosial. Adapun salah satu akun Facebook SalMhaa mengunggah kabar pembunuhan seorang pria di kamar kos Desa Jepat Lor tersebut.
Postingan akun Facebook SalMhaa telah diunggah 55 menit yang lalu. SalMhaa dalam postingannya memperlihatkan video sebuah Mobil INAFIS yang berada di luar pagar tempat Kos. SalMhaa juga memberikan narasi dalam postingan tersebut.
“Olah tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan di Desa Jepat,” tulis akun Facebook SalMhaa tersebut.
Kabar pembunuhan seorang pria di kamar kos Desa Jepat Lor itu dibenarkan oleh Kapolsek Tayu, AKP Aris Pristianto. Selain itu, pihaknya juga telah menangkap pelaku pembunuhan tersebut.
“Karena korban meninggal dunia (MD) pelaku juga sudah kami tangkap,” ujar AKP Aris kepada Mitrapost.com dihubungi melalui pesan singkat.
Meskipun pelaku pembunuhan itu telah ditangkap. Namun, AKP Aris belum bisa memberikan keterangan lebih detail. Informasi lebih lanjut akan disampaikan melalui release dari Humas Polresta Pati.
“Nanti langsung release resmi dari Humas Polresta njih mas,” ucapnya.
Ditanya mengenai motif pembunuhan tersebut, ia menyebut dikarenakan kecemburuan. “Cemburu mas,” singkat dia.
Berdasarkan informasi di media sosial, kejadian bermula dari pelaku berinisial EA yang pulang ke tempat kos. Setelah EA masuk, perempuan berinisial VD menyuruhnya untuk membeli nasi. Perintah itu ditolak oleh EA lantaran ia ingin ke kamar mandi untuk buang air kecil.
Namun, saat hendak membuka pintu kamar mandi, EA mendapati ada yang mengganjal. Begitu pintu kamar mandi terbuka, ada seorang pria berinisial AKA keluar.
Melihat keberadaan pria berinisial AKA itu, emosi EA pun memuncak. EA seketika langsung mengambil pisau lipat yang berada di sebelah akuarium. EA pun menusuk AKA hingga mengenai paha bagian kirinya.
Kejadian itu membuat EA panik dan berusaha membawa AKA ke RS KSH Tayu agar mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa AKA tidak dapat tertolong dan akhirnya meninggal dunia. (*)

Wartawan Mitrapost.com
