Pati, Mitrapost.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Narso berpendapat Pemerintah Kabupaten Pati tak perlu malu apabila Kabupaten Pati masuk zona merah Covid-19.
“Tidak usah malu kalau kita masuk Zona Merah,” ujar Narso saat dihubungi Mitrapost.com, Kamis (2/4/2020) siang.
Anggota Dewan asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini merasa status zona merah tidak mempengaruhi perekonomian masyarakat di Kabupaten Pati.
“Saya rasa tidak begitu (mempengaruhi perekonomian). Karena Kabupaten Pati lebih banyak tergantung pada sektor pertanian bukan perdagangan atau jasa. Jadi ndak masalah apabila merah,” Narso menegaskan.
Baca juga: Safin: Embung Bisa Tingkatkan Taraf Ekonomi Masyarakat
Dengan status zona merah, lanjutnya, masyarakat akan lebih waspada dan melaksanakan imabaun pemerintah agar melakukan physical distancing.
Ini menanggapi pernyataan Bupati Pati pada Selasa (31/3/2020) lalu yang mengatakan Kabupaten Pati masuk zona kuning atau hanya ada pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP). Padahal, Jumat (27/3/2020) lalu, salah satu DPR RI asal Pati, Imam Suroso meninggal dunia dan positif terpapar Covid-19
Dengan meninggalnya Imam Soeroso ini, seharusnya Kabupaten Pati masuk Zona Merah.
Narso menduga status zona kuning ini didapat karena beberapa orang yang menjadi ODP karena bersinggungan dengan Imam Suroso belum positif terpapar Covid-19.
“Mungkin Pak Bupati mengatakan semacam itu karena beberapa pihak yang disinyalir tertular ternyata negatif,” tandanya.
Meski demikian ia berharap Pemkab Pati tetap waspada dan cermat agar Kabupaten Pati tidak kecolongan lagi. (Adv/UH/SHT)
Baca juga: Pati Masih Ada Pasien Covid-19, Dewan Pati Berharap Pemda Terus Waspada
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur : Ulfa PS
Wartawan






