oleh

Hotel Kencana Penuh, Bupati Pati Tak Tambah Rumah Karantina

Pati, Mitrapost.com – Hotel Kencana yang digunakan sebagai rumah karantina warga Kabupaten Pati yang terindikasi terpapar Covid-19 diketahui penuh beberapa hari terakhir.

Hal ini tak membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menambah rumah karantina. Padahal 26 santri di salah satu pondok pesantren (Ponpes) di Desa Kajen terpaksa dikarantina di Ponpesnya dikarenakan Hotel Kencana penuh.

Bupati Kabupaten Pati Haryanto mengatakan pihaknya tidak menambah rumah karantina karena merasa Hotel Kencana sudah mencukupi. Terlebih pada hari ini, beberapa orang tanpa gejala (OTG) maupun orang dalam pemantauan (ODP) akan dipulangkan.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Pendaftaran Uji Kir di Pati Dibatasi 1,5 Jam

“Sementara (rumah karantina) cukup di situ. Hari ini yang keluar cukup banyak,” ujar Haryanto yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati, Selasa (11/8/2020) pagi.

Haryanto mengungkapkan ada sekitar 22 orang yang keluar dari Hotel Kencana. “Ada 22 orang mungkin bisa lebih,” lanjut Haryanto.

Para OTG dan ODP ini keluar setelah menjalani karantina dan dipastikan tidak terpapar Covid-19. “OTG ada, yang OPD rapid positif (reaktif), swab-nya negatif,” kata Haryanto.

Mereka masih diwajibkan menjalani karantina di rumah masing-masing. Dengan keluarnya beberapa OTG maupun ODP ini, Pemkab Pati berencana memindahkan santri yang sedang dikarantina di Ponpes ke Hotel Kencana.

“Ya (dipindakan ke Hotel Kencana) cukupnya berapa, kalau belum semua bisa berikutnya,” pungkasnya.

Hotel Kencana sendiri memiliki kapasitas 54 kamar. Semua kamar ini disiapkan sebagai tempat karantina para OTG maupun ODP. (*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur : Atik Zuliati

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed