oleh

Dua Tahun Kepemimpinan Ganjar-Yasin, Pasangan Nasionalis-Religius di Jawa Tengah

Semarang, Mitrapost.com – Komunikasi yang baik menjadi kunci kekompakan pasangan Gubernur – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen.

Betapa tidak, selama dua tahun memimpin Jawa Tengah, tidak pernah ditemui pasangan berkonflik. Mereka selalu menyatukan beragam ide dan gagasan untuk tujuan yang sama, yakni merawat persatuan Jateng, memajukan pembangunan daerah, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan bergotong royong mengentaskan kemiskinan.

“Saya senang berkolaborasi dengan Pak Ganjar. Selama ini ketika ada persoalan selalu kita diskusikan. Beliau mengajarkan bahwa apa yang ada dalam pikiran kita belum tentu bisa menjadi keputusan bersama,” ujar Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen di Semarang, Sabtu (5/9/2020).

Meski demikian, putra ulama kharismatik almarhum KH Maimoen Zubair mengaku tetap ada perbedaan pendapat dan percikan-percikan. Namun Ganjar-Yasin selalu menyikapi dengan bijak.

“Kami ini kan pasangan nasionalis-religius kami saling berbagi tugas bagaimana berkolaborasi bagaimana mensikronkan masyarakat nasionalis dan religius,” katanya.

Baca juga : Ganjar Sayangkan Foto Pejabat Grobogan Tak Pakai Masker

Dalam berbagi tugas, program-program yang berkaitan dengan bidang keagamaan diserahkan wakil gubernur yang berlatar belakang santri. Seperti pemberian insentif kepada guru agama dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDa) untuk siswa Madrasah Aliyah.

“Sedangkan untuk program menyangkut kebijakan mamajukan ekonomi masyarakat, pariwisata, serta sinkronisasi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ditangani oleh gubernur,” jelasnya.

Namun, katanya, program penanganan kemiskinan di Jateng, menjadi pekerjaan rumah bersama. Program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang digulirkan Pemprov Jateng untuk menangani kemiskinan di Jateng, terutama di 14 kabupaten yang masuk zona merah miskin.

“Kami juga terus mengenjot ekonomi daerah, salah satunya mendongkrak UMKM. Terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, sektor UMKM menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi, termasuk pengembangan UMKM di lingkungan pesantren,” terangnya.

Sementara itu, Ganjar mengaku selalu mengajak diskusi Taj Yasin. Begitupun Taj Yasin menyadari posisinya baik sebagai wakil maupun sebagai junior yang harus banyak menimba ilmu pada Ganjar. (*)

Baca juga : 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, instagram, dan twitter

Redaktur : Dwifa Okta

 

Berita Terkait