oleh

Dana Menipis, DPRD Pati Hanya Sanggup Selesaikan 3 Perda Lagi

Pati, Mitrapost.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati hanya sanggup membahas dan mengesahkan 3 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) lagi pada tahun ini.

Tiga Raperda ini yakni, Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah ke dalam Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, Perseroan Terbatas Bank Perkreditan Rakyat Bank Daerah Pati (Perseroda) dan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Bening pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2021.

Kemudian Raperda tentang Retribusi Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Asing dan yang ketiga, Raperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bepemperda) DPRD  Kabupaten Pati Suwarno mengatakan hal ini terjadi karena keterbatasan anggaran yang dimiliki DPRD Kabupaten Pati.

“Ini hanya tinggal tiga Raperda yang (akan) jadi (Perda). Bukan hanya waktu, tapi dana, pak. Dananya hanya tinggal menyisakan 3 Raperda,” ujar Suwarno saat ditemui Mitrapost.com di kantornya selepas memimpin Public Hearing di Gedung DPRD Kabupaten Pati, Sabtu (26/9/2020).

Baca juga : Raperda TJSLP : Perusahaan di Pati Sisihkan 1% Keuntungan untuk Masyarakat dan Lingkungan, Cukupkah?

Menipisnya dana untuk penggodokkan Raperda ini dikarenakan banyak anggaran di DPRD Kabupaten Pati yang terkena refocusing untuk penanganan Covid-19.

“Karena Covid-19 ini dana kami juga dipangkas,” ungkap Suwarno.

Hal ini membuat beberapa Raperda yang telah dibahas tidak bisa disahkan pada tahun ini. Diantaranya Raperda tentang Penanganan HIV/Aids dan Raperda tentang CSR atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP). (Adv/UH/DF/SHT)

Baca juga : 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebookinstagram, dan twitter

Redaktur : Dwifa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed